Breaking News:

BATAM TERKINI

Disbudpar Batam Bakal Bentuk Tim Ahli Cagar Budaya Untuk Lengkapi Isi Museum

Museum Raja Ali Haji Batam sudah didaftarkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama 475 museum lainnya di Indonesia.

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM/ILHAM
Pengunjung sedang melihat Khazanah yang ada di Museum Raja Ali Haji, Minggu (20/12/2020). Museum Raja Ali Haji Batam sudah didaftarkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama 475 museum lainnya di Indonesia. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam berkomitmen untuk terus melengkapi koleksi Museum Batam Raja Ali Haji.

Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata mengatakan pihaknya berkomitmen untuk melengkapi koleksi museum.

"Terakhir kita dapat foto copy untuk Khazanah Habibie, sebuah Surat Keputusan dari Presiden tentang pengangkatan BJ Habibie sebagai Kepala Otorita Batam tahun 1978, ini koleksi terbaru kita, inikan copy-nya kita coba cari yang aslinya," kata Ardi kepada Tribunbatam.id, dalam sambungan seluler, sekira pukul 11.34 WIB, Sabtu (30/01/2021)

Untuk memudahkan dalam melengkapi koleksi, Disbudpar Batam akan membentuk tim ahli cagar budaya.

"Tahun ini kita akan bentuk tim ahli cagar budaya untuk memudahkan dalam melengkapi koleksi museum, sebenarnya tahun kemarin sudah mau kita buat hanya saja tidak jadi," paparnya.

Kemudian ia juga mengatakan, bahwa ia telah menghimbau masyarakat agar bisa diminta kerjasama nya dalam melengkapi koleksi museum

"Kita juga mengharapkan kerjasama yang baik dari semua kalangan, jika ada penemuan masyarakat, kita akan kunjungi, dan lihat apakah termasuk koleksi yang bisa dimasukkan ke dalam museum," ujarnya.

Baca juga: BEGINI Wajah Nong Isa, Penguasa Pertama Pulau Batam, Kini Dipajang di Museum Raja Ali Haji Batam

Museum Raja Ali Haji Batam sudah didaftarkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama 475 museum lainnya di Indonesia.

Museum ini terdapat sejumlah khasanah, menampilkan sejarah peradaban Batam mulai dari Batam sejak zaman Kerajaan Riau Lingga, Belanda, Temenggung Abdul Jamal, Jepang, masa Kemerdekaan Indonesia, Pemerintah Kabupaten Kepri, Otorita Pertama, era BJ Habibie, Kota Administratif, masuk Sejarah Astaka, Khazanah Melayu, dan infrastruktur atau era Batam sekarang.

Kemudian ia menambahkan bahwa, Museum Batam Raja Ali Haji selain sebagai tempat destinasi wisata, museum ini juga merupakan tempat pembelajaran generasi masa depan.

Dan sejak dibuka (sort opening) pada Jumat (18/12/2020) lalu, jumlah pengunjung sudah hampir mencapai 1000 orang.

Pantauan Tribunbatam.id, di Museum Batam Raja Ali Haji, beberapa waktu lalu, terlihat angka pengunjung sudah mencapai 600 orang. (Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved