Breaking News:

IMLEK 2021

Imlek 2021, Inilah Jenis Bisnis Menguntungkan di Tahun Kerbau Logam Menurut Pakar Fengshui

Menurut Konsultan Fengshui Jessica Diana Kartika, ada sejumlah sektor yang dinilai baik di tahun Kerbau Logam setelah Imlek 2021

Tribun News
ilustrasi, pekerjaan atau bisnis yang menguntungkan di Tahun Kerbau Logam 

TRIBUNBATAM.id - Tak lama lagi,  warga Tionghoa akan merayakan tahun baru Imlek 2021.

Berdasarkan kalender China, tahun ini merupakan Tahun Kerbau Logam.

Tahun Kerbau  menjadi tahun keber untungan dan juga sempurna untuk fokus pada hubungan, apakah kita ber untung berbicara tentang persahabatan atau cinta.

Dalam Zodiak Tiongkok, Kerbau sangat pekerja keras dan metodis.

Diharapkan Tahun Kerbau Logam menjadi tahun keber untungan bagi semua shio.

2021 akan menjadi tahun di mana pekerjaan akan dihargai, orang-orang yang bekerja keras akan mendapatkan keber untungan dalam kekayaan.

Lantas apa saja pekerjaan yang mendatangkan cuan di tahun 2021?

Menurut Konsultan Fengshui Jessica Diana Kartika, ada sejumlah sektor yang dinilai baik di tahun Kerbau Logam ini.

"Sektor yang baik ada bank, asuransi, saham, keuangan, investasi, otomotif, mesin, alat berat, kontraktor baja, usaha besi, komputer, dan elektronik," ungkapnya ketika dihubungi Kontan.co.id, Sabtu (30/1).

Baca juga: Shio Naga Untung Besar di Tahun Kerbau Logam, 4 Shio Lainnya Hoki Jelang Imlek 2021

Selain itu, ia meramal bisnis yang akan mendatangkan cuan pada tahun Kerbau Logam juga ada dari sektor pergudangan, perumahan, developer, kontraktor, bisnis bahan bangunan, kelontong, hasil bumi, makanan jadi, pendidikan, kerajinan tangan, kerajinan batu permata, sumber daya manusia, dan politikus.

Sementara itu, beberapa bisnis yang dinilai cukup baik namun butuh perjuangan ada dari bisnis rumah makan, cafe, hiburan malam, pemusik, penyanyi, marketing atau pemasaran, biro jasa, roti, pengacara, apotek, dokter, minyak pembakar, kaca, kimia, listrik, studio tv atau radio, dan bengkel las.

"Selanjutnya bisnis yang memiliki persaingan ketat ada dari bisnis busana, rumah mode, arsitek, sekretaris, akuntan, serta konsultan," imbuhnya.

Jessica melanjutkan, meski harus bersaing ketat namun ada potensi untuk sukses.

Lebih lanjut, sektor tersebut meliputi: reklame, seniman, notaris, wartawan, percetakan, penerbit, toko buku, kertas, perkebunan, perkayuan, toko obat, mebel, jamu, toko bunga, video, dan foto.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved