Kamis, 21 Mei 2026

Minum 2-3 Cangkir Kopi Per Hari Bisa Bantu Wanita Menurunkan Berat Badan

Sebuah studi menemukan, beberapa senyawa yang ada dalam kopi memiliki sifat anti obesitas dan dapat membantu menurunkan berat badan secara signifikan.

Tayang:
intisarionline
Ilustrasi minum kopi 

TRIBUNBATAM.id - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Salah satunya yakni dengan minum kopi

Mengapa demikian? 

Sebuah studi menemukan, beberapa senyawa yang ada dalam kopi memiliki sifat anti obesitas dan dapat membantu menurunkan berat badan secara signifikan. 

Menurut penelitian, wanita yang minum 2-3 cangkir kopi per hari memiliki persentase lemak tubuh total 2,8 persen lebih rendah. 

Hal ini berlaku konsisten untuk konsumsi kopi dengan kafein atau tanpa kafein, di antara perokok atau non-perokok, maupun kondisi tubuh dengan penyakit kronis atau dalam keadaan sehat. 

Untuk sampai pada hasil ini, peneliti dari National Health and Nutrition Examination Survey melihat hubungan antara konsumsi kopi harian dengan persentase lemak tubuh total. 

Baik itu lemak perut maupun lemak timbunan di tubuh (adipositas). 

Dari penelitian diketahui, wanita berusia 20-44 tahun yang minum dua atau tiga cangkir kopi per hari memiliki tingkat adipositas terendah sebesar 3,4 persen. 

Lalu di usia antara 45-69 tahun, wanita yang minum empat cangkir kopi atau lebih memiliki persentase adipositas 4,1 persen lebih rendah. 

Namun pada pria, konsumsi kopi harian tidak begitu efektif menurunkan berat badan karena hubungannya kurang signifikan. 

Baca juga: Waspadai 5 Efek Samping Ini Jika Kamu Sering Minum Kopi Dipagi Hari

Baca juga: Minum Kopi Hitam Bisa Bantu Penurunan Berat Badan, Begini Caranya.

Meskipun begitu, pria berusia 20-44 tahun yang minum dua atau tiga cangkir kopi per hari memiliki lemak total 1,3 persen lebih rendah dan lemak tubuh 1,8 persen lebih rendah. 

"Penelitian kami menunjukkan, mungkin ada senyawa bioaktif dalam kopi selain kafein yang mengatur berat badan," kata Dr Lee Smith, penulis studi senior dari Anglia Ruskin University di Inggris.

"Senyawa itu berpotensi digunakan sebagai senyawa anti-obesitas. Dengan begitu, kopi atau ramuannya yang efektif, dapat dimasukkan ke dalam strategi diet sehat," tambahnya.

Walau kopi dapat mengurangi beban kondisi kronis terkait obesitas, Dr Smith menegaskan hasil penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition ini masih terbatas.

Secara alami, kopi mengandung berbagai senyawa seperti kafein, antioksidan, dan diterpen. Senyawa tersebut tidak hanya memberikan rasa unik tetapi juga efek fisiologis.

Dalam program penurunan berat badan, tak cukup hanya dengan konsumsi 2-3 cangkir kopi per hari. Diet seimbang dan olahraga tetap menjadi kunci utama yang perlu diterapkan. (*)

Simak berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

Baca juga: Covid-19 Reached a Million Cases, Vice President Reminds Public to Limit Mobility in Public Places

Baca juga: Mahfud MD Buka Suara Tentang Isu Restui Moeldoko Ambil Alih Demokrat: Terpikir Saja Tidak

Baca juga: Lokasi Calon Posyandu di Kampung Pelita Harus Seberangi Parit Selebar 3 Meter, Ini Kata Amsakar

Baca juga: Girls, Ini 3 Produk Kunci agar Wajahmu Tampil Glowing Maksimal

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved