Breaking News:

BATAM TERKINI

Tiap Hari Kubur 7 Jenazah, Penggali Kubur TPU Sambau Nongsa Resah Lahan Makam Kian Terbatas

Seorang penggali kubur di TPU Sambau Nongsa Batam, Udin mengaku mulai khawatir dengan kondisi lahan pemakaman di tempatnya biasa mencari rezeki ini.

tribunbatam.id/Ichwan Nur Fadillah
TPU Sambau di Nongsa, Batam. Penjaga makam di TPU Sambau meminta perhatian dari pemerintah terkait mulai menipisnya areal permakaman. 

“Di sini, ada beberapa blok. Mulai dari blok A sampai G. Cuma blok F tak ada, mungkin belum dibangun,” katanya.

Ia melanjutkan, kini hanya areal blok G saja yang masih tersisa lahan makam cukup banyak.

“Kalau untuk pemasukan kami ya cukup untuk sehari-harinya. Tapi kalau sepi, ya sepi juga,” ujarnya lagi.

Ibu Mar mengungkapkan, untuk satu lubang galian makam, pihaknya mendapatkan Rp 450 ribu. Hasil itu nantinya dibagi untuk empat petugas.

Sedangkan untuk penghasilan tambahan, ia dan suaminya berharap pada penjualan bunga makam yang dikelolanya.

“Tapi ya gitu, tak tetap. Alhamdulillah saja,” pungkasnya.

Para penjaga makam di TPU Sambau menyebut, satu bulan bisa 30 galian yang mereka kerjakan.

Pengajuan Lahan Makam di Kabil Belum Bisa Dieksekusi

Diberitakan, krisis lahan permakaman di Batam ikut menjadi atensi Pemerintah Kota Batam.

Sebab, menipisnya lahan di masing-masing Tempat Pemakaman Umum (TPU) terus menjadi kekhawatiran para pengelola.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved