KADIS PERTANIAN LINGGA MENINGGAL
Pemkab Lingga Gusar, Muncul Kabar Hoaks Meninggalnya Kadis Pertanian Siswadi
Pemkab Lingga gusar setelah muncul kabar hoaks yang menyebut Kadis pertanian Siswadi meninggal dunia setelah menerima vaksin corona.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Pemkab Lingga dibuat gusar. Itu setelah munculnya kabar hoaks tentang meninggalnya Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lingga, Siswadi.
Kabar yang berkembang tersebut menyebut, jika pria 53 tahun itu meninggal dunia setelah menerima vaksinasi corona di Lingga merek Sinovac pada hari pertama pencanagan vaksin di Gedung Daerah, Dabo Singkep, Senin (1/2) lalu.
Kabar hoaks ini pun membuat Dinkes Lingga bereaksi.
Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau Dinkes PPKB Lingga, Melyanti mengungkapkan jika Almarhum menerima vaksinasi corona di Lingga.
"Almarhum Tuan S tidak pernah mendapatkan vaksin corona. Beliau tidak termasuk 10 pejabat publik yang kami rekomendasikan untuk menerima vaksin," ungkap Melyanti kepada TribunBatam.id, Minggu (7/2/2021).
Ia melanjutkan, bahwa diundangnya sejumlah pejabat publik bukan berati semuanya divaksin saat itu.
Almarhum diketahui datang sebagai tamu undangan saat vaksinasi corona di Lingga itu.
Ia diundang untuk menyaksikan dengan tujuan, agar nanti tidak takut dalam menerima vaksin.
Kemudian ia menyebutkan, 10 penerima vaksin, yakni pejabat publik dan tokoh agama.
"Tapi yang bersangkutan saat pelaksanaan vaksinasi bergeser jauh di pagar belakang.
Yang disuntik vaksin yaitu Pak bupati, Pak Yusrizal Asiten 2, Pak Udin Dewan, Pak Ustadz Ilham dari MUI, Pak Saparudin sebagai tokoh pemuda (KNPI), Denisperwakilan dari PSMTI.
Kemudian, Pak Raja vindo Kasat Narkoba ganti Kapolres, Dokter tamam ganti Danlanal, Mayor Jonas Pabung dari Angkatan Darat, Ibuk Bupati, Pak joshua Kasi Pidsu kejaksaan ganti Kajari.
• Corona di Batam Sudah 5.710 Kasus, Satgas Covid-19 Sebut Tingkat Kesembuhan 93,3 Persen
• Mengenang Li Wenliang, Dokter Dibungkam CHINA karena Tahu Awal Munculnya Corona: Dia Berani
Dan saya sendiri yang mendaftarkan ke-10 nya, ke link khusus VVIP penerima pencanangan," sebut Melyanti.
Melyanti dan pihak Dinkes Lingga menekankan, bagi penyebar hoaks akan terus dipantau oleh pihaknya.
Bahkan pihaknya tak segan-segan untuk membawanya ke jalur hukum karena membuat resah masyarakat, khususnya warga Lingga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/hoaks-soal-vaksinasi-corona-di-lingga.jpg)