LINGGA TERKINI

CUACA Lingga Hari Ini, BMKG Kelas III Dabo Minta Warga Waspada Angin Kencang

Secara umum, BMKG Kelas III Dabo menyebut, cuaca Lingga hari ini cerah berawan pagi hingga malam hari. Warga diminta waspada potensi angin kencang.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Febriyuanda
CUACA Lingga Hari Ini, BMKG Kelas III Dabo Minta Warga Waspada Angin Kencang. Foto nelayan Lingga saat beraktivitas di perairan sekitar Jagoh, Penuba. Foto diambil belum lama ini. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Berikut prakiraan cuaca Lingga hari ini, Senin (8/2/2021).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kelas III Dabo memprediksi cuaca Lingga hari ini cerah.

Kondisi ini diprakirakan tidak hanya terjadi di Kepulauan Lingga saja.

Namun juga terjadi di Kepulauan Singkep. Kondisi ini dakui Kepala BMKG Kelas III Dabo, Sahat Mauli Pasaribu diprediksi hingga pagi hingga malam hari.

Sahat Mauli Pasaribu merinci, kecepatan angin dari utara ke timur laut di Kabupaten Lingga mencapai 9 hingga 27 kilometer per jam dan gelombang laut sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 Meter.

"Untuk arus permukaan laut menuju tenggara - selatan 05-45 centimeter (cm) per detik," ungkap Sahat Mauli Pasaribu kepada TribunBatam.id.

Sejumlah kapal milik nelayan yang berada di Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Rabu (3/2/2021).
Sejumlah kapal milik nelayan yang berada di Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Rabu (3/2/2021). (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Sementara itu untuk perairan Selat Berhala, arah angin dari utara - timur laut, yakni dengan kecepatan angin 9 -27 km/jam dan tinggi gelombang rendah, yakni 0,50-1,25 meter.

Sahat Mauli Pasaribu menghimbau, agar masyarakat waspada terhadap angin kencang di perairan Kepulauan Lingga dan pesisir.

"Kabupaten Lingga saat ini memasuki priode kering diperkirakan satu minggu Kedepan cerah, hingga cerah berawan disertai angin kencang," kata Sahat Mauli.

Dalam hal itu, Sahat Mauli ajak masyarakat Kabupaten Lingga untuk waspada dan mengenali terhadap penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia menjelaskan penyebab karhutla bisa disebabkan oleh alam dan juga oleh ulah manusia.

"Penyebab kebakaran yang disebabkan oleh alam bisa terjadi karena musim kemarau yang panjang.

Kemudian aktivitas vulkanik di gunung berapi dan ground fire atau kebakaran di dalam lapisan tanah gambut akibat kemarau panjang," jelasnya.

CUACA Anambas Hari Ini, Tinggi Gelombang 2,5 Meter, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Prakiraan Cuaca Kepri Senin 8 Februari 2021 Berawan hingga Hujan

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Anambas Tiga Hari Lagi, Tinggi Gelombang Tembus 6 Meter. Foto Suasana kondisi terkini cuaca di perairan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Minggu (10/1/2021).
BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Anambas Tiga Hari Lagi, Tinggi Gelombang Tembus 6 Meter. Foto Suasana kondisi terkini cuaca di perairan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Minggu (10/1/2021). (TribunBatam.id/Rahma Tika)

Sahat Mauli Pasaribu melanjutkan, penyebab kebakaran oleh ulah manusia sangat sering terjadi kebakaran hutan di Indonesia, dengan salah satunya, yakni membuka lahan perkebunan dengan membakar lahan.

"Dan juga merokok di hutan juga bisa menyebabkan kebakaran hutan. Jangan membuang puntung rokok sembarangan demi kelestarian lingkungan," imbaunya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved