Hotel Babak Belur! Ada yang Bertahan Sampai Jual Nasi Bungkus, yang Lain Menyerah Menjualnya di OLX

Hotel-hotel berjuang bertahan di tengah pandemi, ada yang sampai menjual nasi bungkus seharaga Rp 7.000, ada juga yang menyerah dan menjual asetnya

|
Tangkapan layar OLX
Hotel Babak Belur! Ada yang Bertahan Sampai Jual Nasi Bungkus, yang Lain Menyerah Menjualnya di OLX. Foto Hotel Le Meridien di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, dijual Rp 2,7 triliun oleh akun Best Properties Indonesia di OLX 

TRIBUNBATAM.id - Hotel Babak Belur! Ada yang Bertahan Sampai Jual Nasi Bungkus, yang Lain Menyerah Menjualnya di OLX.

Hatten Hotel yang merupakan hotel bintang 5 banting setir menjual nasi bungkus murah.

Mereka menjual nasi bungkus dengan harga Rp 7.000 per porsi atau 2 ringgir Malaysia.

Cara ini dilakukan  manajemen untuk menambal keuangan yang anjlok di masa pandemi.

Hatten Hotel yang berada di Melaka, Malaysia dilaporkan termasuk hotel yang terdampak MCO.

MCO adalah singkatan dari Movement Control Order, sejenis Pembatasan Sosial Berskala Besar di Indonesia.

Bisnis Anjlok, Hotel Bintang 5 Jualan Nasi Bungkus, Seporsi Cuma Rp 7.000

Hotel Berdarah-darah karena Pandemi, Ramai Dijual di Situs Jual Beli, Harganya Mulai 26 Miliar

Kantor berita Malaysia Bernama menyebutkan, Nasi Bajet (nasi murah) ala Hatten Hotel di Melaka,

adalah yang ketiga melakukannya setelah sebelumnya di Penang dan Terengganu.

Kepala Koki Hatten Hotel, Badrol Hisham Mohd Ali mengatakan,

inisiatif ini diambil karena tidak ada tamu yang menginap dan restoran masih tutup.

Dispar Kepri Klaim Angka Hunian Hotel Capai 50 Persen, Dampak Pandemi Covid-19

Sudah Awal Tahun, Tingkat Hunian Hotel di Batam Masih Rendah, Dampak Pandemi Covid-19

"Selain mendatangkan pendapatan hotel yang terkena pandemi Covid-19,

penjualan nasi bajet juga diharapkan dapat memberikan kegembiraan bagi masyarakat yang terkena imbas pendapatan,

untuk mendapatkan makanan dengan harga yang lebih murah."

"Kami mulai menjual nasi bajet ini pada Jumat (5/2/2021) dan tanggapan yang diterima sangat menggembirakan,

sekitar 500 orang datang setiap hari," terangnya kepada Bernama, Selasa (8/2/2021).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved