BATAM TERKINI

Pemerintah Tawarkan Lagoi dan Nongsa untuk Wisatawan Singapura, Siapkan Dua Alat PCR di Lagoi

Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, berharap kunjungan wisatawan dari Singapura bisa mendongkrak wisatawan masuk ke Kepri.

Editor: Sihat Manalu
istimewa
Salah Satu Sudut Ruangan yang menjadi tempat untuk berkumpul bersama di Holiday Villa Pantai Indah Lagoi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, berharap kunjungan wisatawan dari Singapura bisa masuk ke Kepri. Rencana penerapan travel bubble atau kunjungan tanpa karantina Indonesia dan Singapura terus ditindaklanjuti.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar mengakui travel bubble ini akan berganti nama dengan Green Bubble.

"Bukan travel bubble tetapi Green Bubble. Ketua timnya Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) akan membuka 2 daerah, Lagoi dan Nongsa," ujar Buralimar, Senin (08/02/2021).

Diubah nama menjadi green bubble lantaran hanya daerah tertentu saja yang dibuka. Sejauh ini konsepnya sudah sampai ke Jakarta dan Singapura.

"Kewenangan tetap berada dipusat lantaran lintas negara," katanya.
Ia berharap, kedua pintu masuk ini dapat dibuka sesegera mungkin. Seluruh protokol kesehatan di tempat wisata sudah menetapkan protokol kesehatan.

"Tadinya, sebelum Imlek buka di Bintan, tetapi mundur lagi. Kita meminta awal Maret dibuka kembali. Kesiapannya sudah ada," ujar Buralimar.

Sebanyak 255 Kegiatan Pariwisata Kepri 2021, Cek Apa-apa Saja Jadwalnya di Sini

Bahkan, lanjut dia, di Lagoi sendiri, sudah ada 2 unit PCR. Apabila ada yang terkontaminasi bisa langsung dikarantina.

"Kita kerjasama dengan KBRI, sehingga sampai di Lagoi bisa dipantau keberadaannya," katanya.

Pihaknya juga melakukan promosi tempat wisata dengan CHSE melalui medsos dan media. Dan mengikuti berbagai pameran.

"Harusnya kita mengikuti pameran Natas dan Mata di Singapura sebanyak 3 kali karena anggarannya sudah tersedia. Tapi dananya dikembalikan karena Covid. Semoga tahun ini bisa dibuka kembali," harapnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam persiapan travel bubble, Provinsi Kepri sudah menyiapkan lokasi wisata khusus untuk tempat penerapan travel bubble. Tempat yang dipilih, yang tidak ada penduduknya. Adapun tempat yang terpilih, Nongsa, Lagoi, Pulau Telunas, Cempedak, Pulai Nikoi, Kepri Coral, Ranoh.

"Kita prioritaskan, yang tidak ada masyarakat umum," ujar Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri, Buralimar.

Diprediksi Pandemi di Indonesia Berakhir 10 Tahun, Moeldoko: Suruh Belajar Sini Bloomberg Itu

Diakuinya untuk tempat, itu ditentukan negara. Namun sebagai pemerintah di daerah, mereka membantu, menyiapkan titiknya.

Buralimar mengatakan pembahasan untuk travel bubble masih berjalan sampai saat ini. Mereka mengusulkan, walaupun tidak ada penduduk, wilayah yang dimaksud memang banyak dikunjungi wisatawan.

"Malam ini kita akan bicarakan lagi. Kami mengusulkan destinasi yang dikunjungi masyarakat secara massal. Protokol kesehatannya bisa diterapkan secara full dan ketat. Kita ujicoba dulu," katanya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved