Breaking News:

KECELAKAAN DI BATAM

2 Pelajar SMKN 6 Batam Tewas Kecelakaan, Sekolah Perketat Aturan Siswa Bawa Motor

Kepala SMKN 6 Batam, Deden Suryana bilang,berkendara menjadi sebuah kebutuhan.Meski begitu,ia mengimbau siswa dapat melengkapi surat berkendara, dll

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Dewi Haryati

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan maut di kawasan industri PTK Kabil, Batam, Selasa (9/2/2021) sore, mendapat sorotan beberapa pihak.

Pasalnya, peristiwa nahas itu menyebabkan dua pelajar asal SMKN 6 Batam, Salman dan Paulus, meninggal dunia akibat mengalami luka berat di bagian kepala.

Hal ini pun menimbulkan komentar miring terkait alasan diperbolehkannya para siswa untuk berkendara ke sekolah.

Menjawab ini, Kepala SMKN 6 Batam, Deden Suryana ikut berkomentar.

“Berkendara itu menjadi sebuah kebutuhan. Apalagi akses transportasi umum tak menyentuh sekolah kami,” ungkap dia kepada Tribun Batam, Rabu (10/2/2021).

Tewaskan Dua Pelajar SMKN 6 Batam, Ini Penjelasan Polisi Soal Kecelakaan Maut di Kabil

Oleh sebab itu, lanjut Deden, pihaknya mengimbau agar para siswa dapat melengkapi surat-surat dan kelengkapan lainnya selama berkendara.

“Ini menjadi hikmah bagi kami dan ke depan, kami juga akan membuat program safety riding bagi seluruh siswa,” tambah dia.

Ia mengatakan, walau masih dalam suasana duka, aktivitas di SMKN 6 Batam masih berjalan normal seperti biasanya. Bahkan, para guru dan siswa juga menyempatkan diri untuk melayat ke rumah duka keduanya.

Sebelumnya diberitakan, seusai menjalani praktik di sekolah, dua pelajar SMKN 6 Batam tewas di tempat seusai terlibat dalam kecelakaan maut di kawasan industri Kabil PTK, Batam, Selasa (9/2/2021) sore.

Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, kedua pelajar bernama Salman dan Paulus ini diketahui berboncengan dengan sepeda motor warna putih bernomor BP 4732 DQ menuju rumah masing-masing.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved