Waspada Gula Darah Tinggi Diabetes, Berikut Tanda-tandanya, Jangan Abaikan!
Kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang dapat merusak saraf di seluruh tubuh, terutama yang memengaruhi sensasi di tangan atau kaki
Infeksi jamur, misalnya sariawan
Infeksi telinga
Kombinasi dari kekebalan yang menurun dan glukosa darah tinggi membuat penderita diabetes sangat berisiko terkena infeksi jamur.
Infeksi yang terjadi dengan diabetes membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dan dapat memburuk lebih cepat daripada pada orang lain. Tanpa pengobatan yang tepat, sepsis, komplikasi yang mengancam jiwa, dapat berkembang.
Bisul, misalnya di kaki, dapat menyebabkan kematian jaringan, dan mungkin perlu dilakukan amputasi.
Orang harus memeriksa perubahan kulit secara teratur dan mencari bantuan medis segera setelah mereka memiliki tanda-tanda infeksi.
3. Peningkatan buang air kecil
Sering buang air kecil atau poliuria, adalah tanda umum diabetes tipe 1 dan tipe 2. Poliuria terjadi ketika seseorang buang air kecil minimal 3 liter per hari.
Ini terjadi karena tubuh mencoba untuk membersihkan darah dari kelebihan glukosa. Ketika kadar gula tinggi, orang juga lebih sering minum, menyebabkan mereka memproduksi lebih banyak urin.
Apa artinya buang air kecil lebih banyak dari biasanya? Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut.
4. Meningkatnya rasa haus
Penderita diabetes terkadang mengalami polidipsia, suatu bentuk rasa haus yang ekstrem.
Ini umum terjadi pada diabetes tipe 1, dan juga bisa terjadi pada tipe 2 ketika kadar gula darah sangat tinggi.
Glukosa darah yang tinggi dapat menyebabkan dehidrasi dan rasa haus, serta dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap air.
Seseorang mungkin mengalami:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/duidididabetes.jpg)