Sabtu, 18 April 2026

ARTI TAHI LALAT

Tahi Lalat Model Ini Ternyata Bisa Berpotensi Kanker, Ayo Cegah dengan Cara Ini Pula

Melanosit didistribusikan ke seluruh kulit dan menghasilkan melanin, pigmen alami yang memberi warna pada kulit Anda.

ist
tahi lalat (ilustrasi) 

Tahi lalat yang muncul saat lahir ukurannya bisa lebih besar, menutupi area wajah yang luas atau anggota tubuh lain. Kita menyebutnya tanda lahir pada bayi.

Tahi lalat dapat berkembang di mana saja di tubuh, termasuk kulit kepala, ketiak, di bawah kuku, dan di antara jari tangan dan kaki.

Kebanyakan orang memiliki 10 sampai 40 tahi lalat. Banyak di antaranya berkembang pada usia 50 tahun.

Baca juga: Arti Tahi Lalat di Tubuh Menurut Letaknya

Namun, seiring berjalannya waktu, tahi lalat dapat berubah bentuk atau menghilang. Perubahan hormonal pada masa remaja dan kehamilan yang bisa menyebabkan tahi lalat menjadi lebih gelap dan lebih besar.

Tahi lalat yang patut dikhawatirkan 

Untuk mengetahui tahi lalat seperti apa yang mengindikasikan kanker kulit atau melanoma, para ahli memiliki panduan ABCDE, yaitu:

  1.  A untuk bentuk asimetris (asymmetrical). Bentuk kedua sisi berbeda, sisi setengah tidak seperti setengah lainnya.
  2. B untuk batas (border). Tahi lalat dengan batas tidak beraturan, berlekuk, atau bergerigi perlu mendapat perhatian.
  3. C untuk warna (color). Perhatikan tahi lalat yang memiliki perubahan warna, banyak warna, atau warnanya tidak rata.
  4. D untuk diameter. Tahi lalat normal berukuran seperempat inci atau 6 milimeter. Tahi lalat yang diameternya lebih dari itu perlu diwaspadai.
  5. E untuk perkembangan (evolving). Perhatikan tahi lalat yang berubah ukuran, bentuk, warna atau tinggi, terutama jika sebagian atau seluruh tahi lalat menjadi hitam. Tahi lalat yang mengindikasikan kanker juga bisa mengembangkan gejala baru, seperti gatal hingga mengeluarkan darah.

Baca juga: Gisel dengan Wanita di Video Syur Mirip Dirinya Ada Kesamaan, Pakar Telematika: Tahi Lalat

Tanda tahi lalat yang mengindikasikan kanker kulit ganas bervariasi untuk setiap kasus. Ada orang yang memiliki semua ciri-ciri di atas, ada juga yang hanya memiliki satu atau dua tanda. 

Komplikasi

Melanoma adalah jenis kanker kulit yang paling berbahaya dan bisa menyebar ke berbagai organ dalam tubuh.

Ada faktor-faktor yang meningkatkan melanoma, antara lain:

  1. Terlahir dengan tahi lalat besar atau disebut nevi kongenital. Pada bayi, tahi lalat disebut besar jika diameternya lebih dari 5 sentimeter.
  2. Tahi lalat besar jarang menjadi kanker dan hampir tidak pernah sebelum anak mencapai pubertas.
  3. Tahi lalat yang lebih besar dari tahi lalat biasa dan bentuknya tidak beraturan dikenal sebagai nevi atipikal (displastik). Tahi lalat ini seringkali memiliki bagian tengah berwarna coklat tua dengan batas yang lebih terang dan tidak rata.
  4. Punya banyak tahi lalat. Orang yang memiliki lebih dari 50 tahi lalat berisiko meningkatkan melanoma. Dua penelitian menambah bukti bahwa jumlah tahi lalat memprediksi risiko kanker. Satu studi menunjukkan bahwa orang di bawah 50 tahun yang memiliki 20 tahi lalat atau lebih di lengan berisiko lebih tinggi terkena melanoma. Riset kedua menunjukkan hubungan antara jumlah tahi lalat wanita dan risiko kanker payudara.
  5. Keluarga atau Anda memiliki riwayat melanoma. Jika Anda pernah menderita melanoma sebelumnya, Anda berisiko tinggi mengembangkan tahi lalat yang menjadi kanker. Selain itu, beberapa jenis tahi lalat atipikal menyebabkan bentuk genetik melanoma.

Inilah 5 Kebiasaan Minum yang Buruk untuk Kesehatan Liver

Cara mencegah

Biasakan memperhatikan lokasi dan pola tahi lalat Anda. Periksa kulit Anda secara teratur untuk mencari perubahan yang mungkin menandakan melanoma.

Lakukan pemeriksaan mandiri sebulan sekali, terutama jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan melanoma.

Anda bisa melakukan pemeriksaan mandiri dengan menggunakan bantuan cermin, dari ujung kepala hingga kaki, telapak tangan dan kuku, ketiak, dada, tungkai, dan kaki termasuk telapak kaki dan celah di antara jari-jari kaki. Periksa juga area genital Anda.

Bicarakan dengan dokter Anda tentang faktor risiko melanoma dan apakah Anda memerlukan pemeriksaan kulit profesional secara rutin.(*)

BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS, klik di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Misteri Tubuh Manusia: Tahi Lalat, Titik Coklat yang Bisa Jadi Kanker"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved