Anggota KKB Loncat ke Jurang saat Diburu TNI Polri, Ditangkap Dengan Kondisi Tangan Tertembus Peluru
Anggota KKB Lompat ke Jurang saat diburu anggota TNI Polri, tangannya tertembus peluru dan berobat ke puskesmas. saat ini, pelaku sudah ditangkap
TRIBUNBATAM.id |PAPUA - Anggota TNI tidak terima atas tewasnya Prada Ginanjar Arianda anggota TNI yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.
Tewasnya Prada Ginanjar Arianda membuat rekannya panas dan melakukan perburaun anggota KKB.
Tak heran, tiga orang tewas setelah diburu rekan TNI di Papua.
Salah satu diantaranya sempat kabur dengan meloncat ke dalam Jurang.
Iapun kabur ke Puskesmas untuk mengobati luka tembaknya.
Baca juga: Lagi, KKB Papua Makan Korban, Prajurit Terbaik Gugur Setelah Tertembak di Perut
Baca juga: Dipilih Kapolri Berantas KKB Papua, Ini Profil Irjen Paulus Waterpauw Asli Putra Papua
Setelah loncat, pelaku di kepung kemudian ditangkap oleh anggota TNI.
Diketahui, sempat terjadi perebutan senjata TNI Polri oleh anggota KKB.
Namun mereka akhirnya tewas setelah ditembak anggota ketika melakukan serangan saat merebut senjata.
Sejauh ini, seorang Anggota KKB yang selamat sudah ditangkap dan dimintai keterangan.
Baca juga: KKB Papua Incar Bupati Intan Jaya, Negara Tak Mau Kompromi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Beraksi
Baca juga: KKB Papua Balas Dendam Kematian Anggotanya, Menyamar di Masyarakat Untuk Bunuh TNI
Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kol Czi IGN Suriastawa mengklaim personel TNI menewaskan tiga anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang berusaha merampas senjata milik aparat.
Kejadian tersebut terjadi di Puskesmas Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Senin (1/2/2021).
Tim TNI awalnya tengah melakukan pengejaran pelaku penembakan terhadap Prada Ginanjar Arianda, anggota Satgas Yonif R 400/BR dan memeriksa satu orang laki-laki.

"Saat pemeriksaan, orang tersebut (yang kemudian diketahui bernama Janius Bagau) tiba-tiba melarikan diri dengan meloncat ke jurang. Tim terpaksa menembaknya setelah tembakan peringatan dan seruan untuk kembali tidak diindahkan," ujar Suriastawa, melalui keterangan tertulis, Selasa (16/2/2021).
Saat itu, personel TNI menembak yang bersangkutan di bagian lengan tetapi pelaku dapat kabur karena lompat ke dalam jurang.
Tak lama berselang, sambung Suriastawa, personel memperoleh informasi dari warga adanya seorang warga dengan luka tembak dibawa ke Puskesmas oleh kepastoran gereja dan beberapa orang masyarakat lainnya.
"Setelah dilakukan pengecekan dan dicocokkan dengan KTP yang didapatkan saat pemeriksaan, dipastikan orang tersebut adalah Janius Bagau salah satu anggota KKB yang sering melakukan aksi teror di Sugapa dan menjadi salah satu penandatangan surat pernyataan perang kepada TNI Polri beberapa waktu yang lalu," kata dia.
