Rabu, 27 Mei 2026

KARIMUN TERKINI

Harga Sayur di Karimun Turun, Stok Melimpah, Banyak Warga Jadi Petani

Harga sayuir di Karimun turun jika dibanding dengan Januari 2021. Yang menarik, justru harga daun singkong naik seribu Rupiah dan tetap laris dibeli.

Tayang:
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id
Harga Sayur di Karimun Turun, Stok Melimpah, Banyak Warga Jadi Petani. Foto anggota Polsek Balai Karimun mengecek stok sembako. Foto diambil beberapa waktu lalu. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah harga sayur di Karimun mengalami penurunan.

Penyebabnya karena hasil panen sejumlah petani yang melebihi dari permintaan.

Harga sejumlah sembako, khususnya pada Januari 2021 sempat naik.

Selain karena faktor cuaca, lamanya proses pengiriman dari luar daerah diduga menjadi pemicunya.

Pasar Rakyat Meral misalnya. Sejumlah harga sayur di Karimun seperti bayam kini dijual dengan harga Rp 6 ribu per kilogram.

Kemudian harga sayur di Karimun jenis Kangkung dijual dengan harga Rp 4 ribu per kilogramnya.

Timun Rp 8 ribu per kilogram, kacang Rp 10 ribu per kilogram, sawi Rp 12 ribu per kilogram, kentang 13 ribu perkilogram

Selain itu, harga cabai merah 50 ribu per kilogram, cabai rawit 70 ribu per kilogram.

Warga yang tidak mentaati Prokes Covid-19 di Pasar Bestari Bintan Centre diberi sanksi push up dan membersihkan fasilitas umum
Warga yang tidak mentaati Prokes Covid-19 di Pasar Bestari Bintan Centre diberi sanksi push up dan membersihkan fasilitas umum (tribunbatam.id/istimewa)

Harga bawang merah Birma dijual Rp 21 ribu per kilogram, bawang merah Jawa Rp 30 ribu per kilogram serta harga bawang putih Rp 24 ribu per kilogram.

Sedangkan rempah-rempah seperti serai dijual Rp 10 ribu per kilogram.

Jahe Rp 28 ribu per kilogram, kunyit Rp 12 ribu per kilogram, lengkuas Rp 14 ribu per kilogram dan kemiri 50 ribu perkilogram.

Yang membuat menarik justru harga daun singkong yang naik menjadi Rp 2 ribu per ikat.

Salah satu pedagang pasar rakyat Meral, Nur mengaku, daun singkong malah diincar pembeli, meski harganya naik seribu Rupiah dari harga jual sebelumnya.

Wanita 43 tahun itu menambahkan, sayuran yang ia jual merupakan hasil panen sendiri.

Sementara untuk pupuknya memperoleh bantuan dari kebijakan pemerintah.

"Turunnya harga sayuran di pasar rakyat Meral terjadi karena pada Januari lalu sempat melambung tinggi, sehingga masyarakat Karimun berinisiatif untuk menjadi petani.

Baca juga: HARGA Sayur di Pasar Tos 3000 Batam Turun Drastis, Bayam Sekilo Rp 5.000

Baca juga: Harga Sayur Bayam di Pasar Botania Masih Tinggi, Normalnya Rp 14 Sampai 16 Ribu

Rika, pedagang sayur di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang saat melayani pengunjung yang hendak membeli dagangannya, Selasa, (19/1/2021)
Rika, pedagang sayur di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang saat melayani pengunjung yang hendak membeli dagangannya, Selasa, (19/1/2021) (Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

Hasilnya membludak pada Februari ini," ucapnya, Kamis (18/2/2021).

Berbeda dengan Siti Fatimah penjual daging sapi segar. Wanita 45 tahun itu membenarkan bahwa harga daging hingga saat ini masih Rp 90 ribu per kilogram.

Ia mengaku bahwa warga Karimun membeli daging jika di hari besar saja.

"Dari lebaran Idul Fitri hingga sekarang, harga penjualan daging masih sama seperti kemarin masih Rp 90 ribu per kilogram.

Banyak yang lebih sering beli ayam," ucap Siti.

Sedangkan harga ayam potong bersih seharga 38 ribu perkilogram.

Pantauan TribunBatam.id Pasar Rakyat Meral, penerapan protokol kesehatan begitu dikawal di sini.

Di depan pintu pasar tampak tempat cuci tangan dengan kondisi baik tersedia airnya.(TribunBatam.id/Yeni Hartati)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved