TANJUNGPINANG TERKINI
Musrenbang di Tanjungpinang Ini Berbeda dari Biasa, Seperti Ini Kondisinya
Musrenbang di Tanjungpinang, tepatnya di Kecamatan Tanjungpinang Kota ini berbeda dari biasanya. Seperti ini kondisinya.
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Ada yang berbeda dengan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang di Tanjungpinang, tepatnya di Kecamatan Tanjungpinang Kota.
Pelaksanaan musrenbang yang biasanya identik dilaksanakan di dalam ruangan, kini mereka ubah.
Lokasinya pun tak sembarangan. Mereka menggelarnya di tepi pantai di halaman Kelenteng Senggarang.
Di bawah teduhnya pohon dan semilir angin, mereka saling berdiskusi merumuskan apa yang menjadi usulan prioritas dalam pembangunan di kecamatan mereka.
Tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan mengingat kondisi pandemi Covid-19.
Dari lokasi musrenbang itu, tampak Pulau Penyengat yang membuat pemandangan kian asri.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Tanjungpinang, Tamrin Dahlan yang mewakili Wali kota Tanjungpinang Rahma mengapresiasi terobosan Camat Tanjungpinang Kota beserta jajaran untuk melaksanakan Musrenbang di ruang terbuka dengan konsep yang unik.
"Dimasa pandemi Covid-19 ini, memang mengharuskan kita untuk mengurangi kegiatan di dalam ruangan, dengan tidak melalaikan protokol kesehatan.
Saya sangat apresiasi atas inisiatif dan inovasi pada kegiatan ini," sebutnya dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Kamis (18/2/2021).
Terkait kegiatan Musrenbang di Tanjunngpinang, Tamrin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sarana musyawarah warga dan pemangku kepentingan yang akan membahas dan menyepakati program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan kecamatan.
Usulan tersebut selanjutnya diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah kecamatan.
"Hasil dari Musrenbang ini akan dijadikan referensi dalam penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah atau RKPD yang diusulkan oleh masyarakat sesuai dengan hasil kesepakatan kita hari ini pada Musrenbang," lanjutnya.
Baca juga: Musrenbang Kecamatan di Tanjungpinang, Wali Kota Rahma: Fokus pada Prioritas Visi dan Misi
Baca juga: DERETAN Kegiatan Prioritas 2022 Usulan Warga saat Musrenbang Kampung Pelita, Total Ada 40
Diharapkan dengan pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan Tanjungpinang Kota ini terdapat kesepakatan mengenai kegiatan prioritas sasaran, yang disertai target dan kebutuhan pendanaan dalam daftar prioritas Tahun 2022.
"Saya berharap Musrenbang ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat atas usulan-usulan yang telah disepakati.
Serta betul-betul yang menjadi prioritas di wilayahnya masing-masing. dengan tujuan terwujudnya pembangunan di Kota Tanjungpinang yang adil dan merata," harap Tamrin.
Ketua DPRD Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Tanjungpinang Kota beserta jajaran yang telah menginisiasi pelaksanaan Musrenbang di Tanjungpinang dengan nuansa yang berbeda.
Weni berharap pelaksanaan Musrenbang di tingkat Kelurahan maupun Kecamatan harus dilaksanakan dengan baik dan profesional, sehingga pelaksanaan Musrenbang ini dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan.
"Terkait Musrenbang ini, setiap usulan yang disampaikan mulai dari tingkat Kelurahan dan Kecamatan akan kami bawa hingga ke tingkat Kota Tanjungpinang.
Maka dari itu saya minta untuk usulan atau hasil Musrenbang agar dikirimkan satu berkas yang ditujukan kepada lembaga DPRD," harapnya.
Musrenbang di Tanjungpinang 2021
Musrenbang Kecamatan di Tanjungpinang, Wali Kota Rahma: Fokus pada Prioritas Visi dan Misi.
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan untuk perencanaan pembangunan Tanjungpinang tahun 2022, Rabu (17/2/2021).
Kegiatan Musrenbang yang digelar di Ruang Rapat Aula, Kecamatan Tanjungpinang Timur tersebut mengangkat tema peningkatan investasi, penanggulangan kemiskinan dan reformasi birokrasi.
Wali kota Tanjungpinang Rahma menyampaikan, Musrenbang Kecamatan merupakan forum musyawarah antar para pemangku kepentingan.
Tujuannya untuk membahas dan menyepakati program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan Kecamatan.
Kemudian diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah Kecamatan.
"Tentunya hasil Musrenbang Tingkat Kecamatan nantinya dijadikan sebagai bahan masukan dalam penyusunan rancangan rencana kerja perangkat daerah.
Selanjutnya merupakan satu kesatuan di dalam rencana kerja pemerintah daerah," ujar Rahma.
Rahma juga menyampaikan, dengan pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan ini diharapkan adanya kesepakatan mengenai kegiatan prioritas sasaran yang disertai target dan kebutuhan pendanaan dalam daftar prioritas tahun 2022.
"Saya berharap Musrenbang ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat atas usulan-usulan yang telah disepakati melalui Musrenbang Kecamatan, serta betul-betul prioritas di wilayahnya masing-masing.
Tujuannya agar terwujudnya pembangunan di Tanjungpinang yang adil dan merata," harap Rahma.
Rahma memaparkan rangkaian Musrenbang ini merupakan tahapan setelah rampung di tingkat Kelurahan dan ditargetkan selesai dalam dua hari di tingkat Kecamatan
"Kita fokusnya kepada prioritas berkaitan dengan visi dan misi, kemudian penguatan ekonomi, penyelesaian permasalahan banjir, dan pengentasan kemiskinan," terangnya.
Sementara itu Ketua DPRD Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni menyampaikan, dalam pelaksanaan Musrenbang di Tingkat Kelurahan maupun Tingkat Kecamatan ini harus dilaksanakan dengan baik dan profesional, sehingga pelaksanaan Musrenbang ini dapat dipercaya dan dipertanggung jawabkan.
"Setiap usulan yang disampaikan mulai dari tingkat Kelurahan dan Kecamatan akan kami bawa hingga ketingkat Kota.
Maka dari itu saya minta untuk usulan atau hasil Musrenbang dari Tingkat Kelurahan hingga Kecamatan, agar dikirimkan satu berkas dan ditujukan kepada lembaga DPRD," ujar Weni.
Weni meminta agar setiap hasil usulan dan kesepakatan Musrenbang dapat dikawal prosesnya hingga tingkat kota.
Sehingga searah dan sesuai yang diharapkan peserta di Kota Tanjungpinang dan tidak hanya kegiatan seremoni belaka.
"Harapan saya Musrenbang ini harus berani mengambil sebuah kesimpulan dan usulan berdasarkan permasalahan dan persoalan yang di prioritaskan.
Dengan demikian kami di lembaga DPRD dapat memantau dan mengawal proses usulan Musrenbang yang disepakati hingga saat Musrenbang di Tingkat Kota," Ujar Weni.
Di lokasi yang sama, Camat Tanjungpinang Timur, Dody mengungkapkan usulan prioritas yang ada di Kelurahan sudah diambil dari masing-masing Kelurahan menjadi 5 usulan prioritas.
Sehingga total usulan yang dibawa ke Kecamatan ada 25.
"Syukur Alhamdulillah, mudah-mudahan usulan prioritas itu diakomodir dan masuk kedalam rencana kerja di tahun 2022 nanti," harapnya.(*/TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/musrenbang-di-tanjungpinang-kecamatan-tanjungpinang-kota.jpg)