KESEHATAN
Ternyata Bayi Juga Bisa Alami GERD, Kenali 10 Gejalanya
Gerd adalah kondisi di mana asam lambung naik (refluks) dari perut ke kerongkongan karena sfingter esofagus bagian bawah atau lower esophageal ...
Jika mengalami Gerd, bayi akan sering batuk karena asam atau makanan dalam perutnya naik kembali ke tenggorokan.
Makanan yang dimuntahkan juga bisa terhidrup ke paru-oaru dan tenggorokan, yang dapat menyebabkan pneumonia kimia atau bakteri.
Pada kasus ini, Gerd bisa menjadi awal perkembangan masalah pernapasan, seperti asma.
8. Tersedak
Ketika isi perutnya naik ke kerongkongan, bayi mungkin menunjukkan gestur seperti tersedak.
Posisi bayi ketika menyusu bisa membuatnya semakin parah.
Gravitasi membuat isi perut tetap berada di bawah, Jadi, pastikan bayi tetap dalam posisi tegak selama setidaknya 30 menit setelah menyusu untuk mencegah makanan atau susu kembali naik ke kerongkongan.
9. Nyeri dada atau heartburn
Isi perut yang dimuntahkan dapat mengiritasi lapisan kerongkongan dan menyebabkan heartburn.
Ini adalah salah satu gejala umum Gerd yang biasa dialami anak atau orang dewasa, tetapi mungkin akan sulit dikenali pada bayi.
10. Tidur terganggu
Refluks asam atau Gerd bisa membuat bayi semakin sulit tidur di malam hari.
Cobalah menyusui bayi jauh sebelum waktu tidur agar isi perutnya menjadi tidak terlalu mudah naik saat bayi tidur.
Namun, pada akhirnya, solusi terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter anak jika bayi sudah menunjukkan gejala-gejala mirip Gerd.
Dokter dapat membantu melakukan diagnosis dan juga memberi saran pengobatan yang tepat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi-baru-lahir-bisa-memiliki-gigi-yang-disebut-natal-teeth.jpg)