TRIBUN WIKI
Kilas Balik Sejarah Lays, Dulu Dijual Keliling hingga Mendunia, Bakal Stop Produksi
Begini kilas balik sejarah Lays, dulu dijual keliling hingga mendunia, bakal stop produksi.
Saat itu, Herman W. Lay masih bekerja sebagai seorang salesman keliling.
Pada tahun 1932, setelah mengakuisisi perusahaan keripik kentang.
Lay berhasil menjual keripik kentang untuk yang pertama kalinya.
Lay’s dan Frito bersepakat menjadi mitra
Dalam waktu yang bersamaa, C.E Doolin membeli sebuah resep keripik jagung klasik dan melakukan percobaan dengan resep tersebut di dapur rumah ibunya hingga terciptalah Frito.
Tiga dekade kemudian, Lays dan Frito bersepakat menjadi mitra pada tahun 1961.
Dari kesepakatan tersebut terbentuklah brand Frito-Lay.
Brand tersebut juga memproduksi makanan ringan lainnya seperti Cheetos, Doritos, dan Fritos.
Empat tahun kemudian, perusahaan tersebut bergabung dengan Pepsi-Cola dibuatlah PepsiCo.
Memanen kentang dari petani lokal
Semakin berkembangnya perusahaan Frito-Lay yang mana membuat permintaan kentang meningkat.
Kentang yang diproduksi dipanen dari Black Gold Farms yang mana menjadi salah satu daerah penghasil kentang sejak tahun 1928.
Dari sana, empat hingga lima kentang diolah dan diproses menjadi keripik kentang dalam setiap kantong Lays.
Baca juga: 4 Tips Membuat Keripik Kentang yang Sehat
Baca juga: Asal Usul Renyahnya Keripik Kentang, Awalnya Dibuat Tak Sengaja, Kini Termasuk Camilan Populer
Produksi dihentikan
Produksi Lays akan dihentikan di Indonesia pada Agustus 2021.
Tidak hanya Lays, makanan ringan merek Cheetos dan Doritos juga akan dihentikan produksinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/cdfsdfsfsdf.jpg)