Minggu, 26 April 2026

TRIBUN WIKI

AWAS! Kenali Tanda-tanda Leukemia Sebelum Terlambat, Kanker Ganas Mematikan

AWAS! Kenali tanda-tanda leukemia sebelum terlambat, kanker ganas mematikan. Leukemia atau kanker darah termasuk salah satu jenis kanker paling ganas.

freepik.com
LEUKEMIA - AWAS! Kenali tanda-tanda leukemia sebelum terlambat, kanker ganas mematikan. FOTO: ILUSTRASI 

TRIBUNBATAM.id - AWAS! Kenali tanda-tanda leukemia sebelum terlambat, kanker ganas mematikan.

Leukemia atau kanker darah termasuk salah satu jenis kanker paling ganas yang bisa menyerang manusia.

Kanker ini meransang produksi sel darah putih berlebihan dari dalam tubuh.

Manusia memiliki tiga sel darah yang menjalankan fungsinya masing-masing.

Sel darah putih membantu tubuh melawan infeksi, sel darah merah membawa oksigen, dan trombosit membantu pembekuan darah.

Dalam kondisi normal, sumsum tulang menghasilkan miliaran sel darah baru, sebagian besar adalah sel darah merah.

Ketika tubuh menderita leukemia, jumlah sel darah putih jumlahnya melebihi kebutuhan atau kapasitas tubuh.

Saat jumlah sel darah putih berlebihan karena kanker darah, kinerja organ tubuh pun terganggu.

Melansir Kompas dari laman Medical News Today, leukemia biasanya menyerang anak-anak di bawah 15 tahun.

Namun, tak jarang kanker darah juga diderita orang berusia di atas 55 tahun.

Lantas, bagaimana gejalanya?

Baca juga: AWAS! Inilah Tanda-tanda Liver Bermasalah, Perhatikan Warna Kulit dan Urine

Baca juga: Bukan Hanya Benjolan, Ini Gejala dan Ciri-ciri Kanker Tiroid, Suara Mendadak Serak

Gejala leukemia

Ilustrasi sakit kepala(shutterstock)
Ilustrasi sakit kepala(shutterstock) (Via Kompas.com)

Beberapa penderita leukemia banyak yang tidak merasakan penyakitnya.

Pasalnya, tanda-tanda leukemia mirip gejala penyakit lainnya.

Namun, ada beberapa gejala leukemia yang umum, antara lain:

- Lelah atau lemah

- Gampang memar atau berdarah

- Sering demam, kedinginan, atau berkeringat di malam hari

- Kerap mengalami infeksi

- Nyeri di tulang atau sendi

- Sakit kepala dan muntah

- Kejang

- Penurunan berat badan

- Sesak napas

- Pembengkakan kelenjar getah bening atau limpa

Baca juga: Gejala dan Ciri-ciri Difteri, Infeksi Bakteri Menular yang Picu Kerusakan Jantung

Baca juga: Gejala Penyakit Jantung Koroner yang Bisa Intai Anak Muda, Pria Lebih Berisiko

Baca juga: Gejala dan Ciri-ciri Radang Usus yang Harus Diwaspadai, Picu Komplikasi hingga Kematian

Penyebab leukemia

Melansir Web MD, penyebab leukemia belum diketahui secara pasti.

Namun, beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi mengidap leukemia, antara lain:

- Merokok

- Sering terpapar radiasi atau bahan kimia tertentu

- Pernah diterapi radiasi atau kemoterapi untuk kanker

- Ada anggota keluarga yang menderita leukemia

- Mengalami kelainan genetik seperti down syndrome

- Terinfeksi human T-lymphotropic virus (HTLV-1)

Baca juga: Gejala dan Ciri-ciri Histoplasmosis, Infeksi Jamur Akibat Sering Hirup Kotoran Hewan

Baca juga: Gejala dan Ciri-ciri Bronkitis, Paru-paru Berisi Banyak Lendir Sebabkan Komplikasi Serius

 Jenis leukemia

Terdapat beberapa jenis leukemia.

Ada yang dikelompokkan berdasarkan seberapa cepat kanker berkembang dan tipe sel darah yang terlibat.

Berdasarkan seberapa cepat kanker berkembang, leukemia terbagi menjadi dua, yakni:

1. Leukemia akut

Terjadi saat sebagian besar sel darah abnormal tidak matang dan tidak bisa berfungsi normal.

Tingkat perkembangan kanker cenderung cepat.

2. Leukemia kronis

Terjadi saat sebagian besar sel darah abnormal tidak matang, namun masih ada sel yang berfungsi normal.

Tingkat perkembangan kanker lebih lambat dari jenis akut.

Berdasarkan jenis sel yang terlibat, leukemia memiliki jenis limfositik (limfoblastik) dan myelogenous (myeloid), yakni:

1. Leukemia limfositik akut: sering menyerang anak-anak.

Kanker darah ini dapat menyebar ke kelenjar getah bening dan sistem saraf pusat.

2. Leukemia myelogenous akut: biasa menyerang anak-anak dan orang dewasa.

3. Leukemia limfositik kronis: sering menyerang orang dewasa.

Kanker darah ini cenderung stabil selama bertahun-tahun dan tidak perlu perawatan.

4. Leukemia myelogenous kronis: umumnya menyerang orang berusia lanjut.

Gejala penyakitnya tidak mencolok dan hanya terdeteksi lewat tes darah.

Baca juga: Gejala dan Ciri-ciri Radang Otak yang Tak Disadari, Diam-diam Mematikan

Baca juga: Gejala Penyakit Jantung Koroner yang Bisa Intai Anak Muda, Pria Lebih Berisiko

Pengobatan leukemia

Sebelum menentukan pengobatan leukemia, dokter lebih dulu memeriksa tanda-tanda leukemia dalam darah atau sumsum tulang penderita.

Terdapat beberapa tes, antara lain tes darah, biopsi sumsum tulang, atau tes pencitraan (CT, MRI, PET scan).

Setelah diketahui secara pasti jenis dan persebarannya, dokter memberikan opsi perawatan.

Antara lain kemoterapi, radiasi, terapi biologis, terapi target, transplantasi sel induk, sampai operasi.

Diagnosis yang tepat menentukan tingkat keberhasilan pengobatan pasien leukemia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Leukemia (Kanker Darah): Gejala, Penyebab, Jenis, Pengobatan". 

Baca berita terbaru lainnya di Google!

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved