Breaking News:

VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG

Kasus Corona di Tanjungpinang Tambah Tiga Orang, Dua di Antaranya Warga TPI Timur

Pasien corona di Tanjungpinang tambah tiga orang. Mereka tercatat dengan nomor kasus 1354, 1355, dan 1356. Dua di antaranya warga Kecamatan TPI Timur

FREEPIK.COM
Kasus Corona di Tanjungpinang Tambah Tiga Orang, Dua di Antaranya Warga TPI Timur. Ilustrasi covid-19. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kasus Corona di Tanjungpinang Tambah Tiga Orang, Dua di Antaranya Warga TPI Timur.

 Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Tanjungpinang terus mengalami tren peningkatan.

Kali ini terdapat tiga kasus pasien positif Covid-19.

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan, penambahan ini merupakan hasil temuan kasus baru pada, Jumat, (19/2/2021).

"Sebagaimana hasil pemeriksaan swab, dengan metode RT PCR yang dilakukan BTKL PP Batam dan RSAL dr Midiyato S Tanjungpinang. Kasus baru ini terdiri dari 2 laki-laki dan 1 perempuan," sebut Rahma, Sabtu (20/2/2021).

Baca juga: Kasus Aktif Corona di Lingga Sisa Tiga, Pasien Sembuh Covid-19 Tambah Enam Orang

Baca juga: Pasien Corona di RSKI Galang Batam Meningkat, Tambah 3 Orang, Total Rawat 199

Pasien tersebut tercatat nomor 1354 Tn IM, laki-laki (51), alamat Batu IX, Kecamatan TPI Timur, bergejala, kontak erat dengan kasus 1353, dirawat di RSAL dr Midiyato S Tanjungpinang.

Selanjutnya pasien dengan nomor 1355 Tn JE, laki-laki (32) alamat Batu IX, Kecamatan TPI Timur, bergejala, tidak ada perjalanan dan tidak ada kontak erat, dirawat di RSUD RAT.

Ada lagi pasien dengan nomor 1356 Ny AA, perempuan (54), alamat Kampung Bugis, Kecamatan TPI Kota, tanpa gejala, tidak ada perjalanan dan tidak ada kontak erat, isolasi mandiri.

Dinas Kesehatan Tanjungpinang akan melakakukan tracing (penelusuran) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktivitas lainnya.

"Bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan," ucap Rahma kembali.

Rahma menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini.

"Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," imbaunya.

Rahma juga menyampaikan bagi pelaku perjalanan setelah pulang ke rumah, diharapkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari, agar tidak menjadi sumber penularan ke orang-orang di sekitarnya.

(Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved