SELEB TERKINI

Kena Covid-19, Autoimun Bisa Beratkan Ashanty, Dokter Tirta Sarankan Ini ke Istri Anang Hermansyah

Kesehatan Ashanty drop setelah positif Covid-19 dan harus dilarikan ke rumah sakit, Jumat (19/2/2021). Dokter Tirta sarankan hal ini

Cipeng, panggilan akrabnya juga mengatakan bahwa kasus Covid-19 di kediaman Ashanty merupakan cluster keluarga.

"Itu namanya cluster keluarga mbak, berarti ketularannya dari orang luar terus keluarga," katanya.

Dokter yang juga seorang pengusaha ini mengatakan bahwa Ashanty harus terus dipantau agar penyakit dideritanya tidak semakin parah.

"Mbak Ashanty kan punya Autoimun, jadi mbak Ashanty harus dikontrol terus," tuturnya.

Tak hanya itu, ayah dua anak ini juga menyebutkan bahwa dengan adanya Autoimun ini akan memberatkan istri Anang Hermansyah.

"Untuk mbak Ashanty saya kira lebih secure untuk merawat dia, jadi harus lebih ditanya terus. Karena ada penyakit Autoimun yang jadi faktor beresiko pemberat Covid," pungkasnya. 

Apa itu Autoimun?

Tahukah kamu apa itu penyakit autoimun?

Penyakit autoimun adalah penyakit yang terjadi saat sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat dalam tubuh.

Padahal sistem kekebalan seharusnya melindungi diri dari kuman, seperti bakteri dan virus. Ketika ada bakteri atau virus yang masuk, sistem kekebalan tubuh akan bereaksi untuk menyerang bakteri atau virus tersebut.

Melansir dari Kompas.com, Kamis (18/2/2021), umumnya, sistem kekebalan dapat membedakan sel asing dengan sel kita sendiri.

Namun pada penderita autoimun, sistem kekebalan justru keliru menyerang sel tubuh kita sendiri karena menganggapnya sebagai benda asing.

Menurut dr. Hendra Gunawan, dr., Sp.PD, penyakit autoimun ini merupakan penyakit kronis eksaserbatif. Artinya ada suatu saat pasien dalam fase remisi (aktivitas penyakit rendah) dan sebaliknya ada suatu saat pasien dalam fase flare up (aktivitas penyakit tinggi).

Panduan dari IRA (Indonesian Rheumatology Association) menyebutkan, pasien autoimun memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit infeksi, termasuk infeksi virus.

Hal ini karena umumnya pasien autoimun memiliki kekebalan tubuh yang lebih rendah, yang disebabkan oleh obat-obatan yang bersifat immunosuppresant atau menurunkan kekebalan tubuh.

Obat-obatan tersebut digunakan untuk mengontrol penyakit autoimun.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved