Sabtu, 9 Mei 2026

TRIBUN WIKI

5 Racun Paling Mematikan di Dunia, Lebih Ganas dari Sianida, Lumpuh Seketika

Inilah 5 racun paling mematikan di dunia, lebih ganas dari sianida, lumpuh seketika.

Tayang:
FREEPIK
RACUN - Inilah 5 racun paling mematikan di dunia, lebih ganas dari sianida, lumpuh seketika. FOTO: ILUSTRASI 

TRIBUNBATAM.id - Inilah 5 racun paling mematikan di dunia, lebih ganas dari sianida, lumpuh seketika.

Kasus kematian akibat keracunan masih cukup banyak terjadi.

Racun memang sering kali menjadi senjata andalan untuk membunuh seseorang.

Tahun lalu berita mengejutkan muncul di Rusia, ketika pemimpin oposisi Alexei Navalny tiba-tiba jatuh sakit akibat diracuni.

Navalny tumbang di pesawat dalam penerbangan dari Siberia, dan diyakini terkena racun Novichok.

Rusia sendiri memang dikenal memiliki koleksi racun mematikan era Soviet, yang sampai sekarang masih dipakai.

Melansir Kompas, sebelum Navalny, eks mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya, Yulia, juga hampir tewas akibat racun Novichok.

Keduanya ditemukan pingsan di sebuah bangku taman di kota Salisbury, Inggris, pada Maret 2018.

Parahnya gejala keracunan Novichok membuat korban langsung pingsan, bahkan dalam kasus Navalny dia sempat induksi koma.

Meski begitu, ternyata ada racun-racun lain yang tak kalah mematikan dibandingkan Novichok.

Dilansir The Conversation, inilah 5 racun paling mematikan di dunia.

Tak Perlu Pakai Racun, Inilah 6 Tanaman Pengusir Tikus, Tanam di Halaman Rumah

Pacar Ancam Tenggak Racun, Pengantin Pria Kabur Tinggalkan Calon Istri, Mempelai Wanita Lakukan Ini

Wanita Muda Dibunuh Selingkuhan Pakai Racun, Jasad Ditanam di Fondasi Rumah Depan Jalan

1. Ricin

Racun yang berasal dari tanaman ini pernah dipakai untuk membunuh pembangkang Bulgaria, Georgi Markov, yang diasingkan ke London.

Ceritanya pada 7 September 1978 dia sedang menunggu bus di dekat Jembatan Waterloo, lalu merasakan ada sesuatu yang membentur belakang paha kanannya.

Markov lalu menengok ke sekelilingnya, dan yang dia ingat saat itu hanya seorang pria membungkuk untuk mengambil payung.

Gejala yang dialaminya adalah demam tinggi dan dia meninggal tiga hari kemudian di rumah sakit.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved