Breaking News:

Jangan Sampai Keliru, Ini Bedanya Penyakit Asam Lambung Biasa dengan GERD

Gangguan pencernaan gastroesophageal reflux disease atau GERD adalah kondisi saat asam lambung terus-menerus naik dari perut ke kerongkongan

Shutterstock
Ilustrasi Asam Lambung 

TRIBUNBATAM.id -  Gangguan pencernaan gastroesophageal reflux disease atau GERD adalah kondisi saat asam lambung terus-menerus naik dari perut ke kerongkongan.

Melansir International Foundation for Gastrointestinal Disorders, GERD berbeda dengan penyakit asam lambung biasanya.

Tak hanya lambung, GERD turut memengaruhi sampai mengiritasi kerongkongan.

Melansir Cleveland Clinic, asam lambung bisa naik dari perut ke kerongkongan karena katup atau klep sfingter esofagus bagian bawah melemah.

Klep berupa kumpulan otot ini letaknya berada di persimpangan lambung dan esofagus.

Dalam kondisi normal katup ini bisa kembali menutup rapat setelah makanan masuk ke perut.

Namun, saat kondisinya melemah, katup ini bisa rileks atau kendor dan memungkinkan asam lambung yang semestinya bertahan di perut jadi naik ke kerongkongan.

Ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab GERD, antara lain:

Tekanan di perut, kondisi ini jamak dialami ibu hamil
Makanan tertentu misalkan makanan pedas, gorengan, produk susu, dll.
Makan terlalu banyak
Makan terlalu dekat dengan waktu tidur
Efek samping obat tertentu
Hernia hiatus atau bagian atas perut membengkak
Stres Terlambat makan
Berbagai penyebab GERD di atas bisa menyebabkan gejala asam lambung naik kembali ke kerongkongan dan menyebabkan refluks.

Gejala GERD

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved