Breaking News:

WISATA KEPRI

Gelar FGD dengan Tema 'Pariwisata Kepri Bangkit', Sandiaga Uno : Kepri Tulang Punggung Setelah Bali

Pemerintah Kepulauan Riau, menggelar Forum Group Discussion (FGD). Narasumber Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno

@Screenshot/Tribunbatam
Screenshot pada layar monitor kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Pariwisata Kepri secara virtual, Kamis (25/2/21) malam. Dengan pembicara utama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kepulauan Riau, menggelar Forum Group Discussion ( FGD) terbuka untuk umum, dengan membahas untuk mengakselerasi kebangkitan pariwisata Kepri, Kamis (25/2/21) malam.

Forum yang dilaksanakan secara virtual maupun tatap muka tersebut mengusung tema 'Pariwisata Kepri Bangkit',

Dengan Narasumber utama yakni, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno atau Sandiaga Uno.

Dimulainya diskusi sekira pukul 19.00 WIB, Sandiaga Uno memaparkan, strategi adaptasi untuk mengembangkan destinasi wisata Kepri,

Yakni Implementasi CHSE untuk produk, usaha, dan destinasi pariwisata Kepri.

Baca juga: ASITA Siapkan 11 Event Wisata di Kepri, Berharap Pemerintah Terapkan Paspor Vaksinasi

 APa itu CHSE? Adalah singkatan dari Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan). Jika digabungkan Cleanliness Health Safety  and Environment atau CHSE.

"Selain itu kita ada strategi vaksinasi bagi tenaga kerja Prekraf Kepri, dan juga pemanfaatan teknologi atau transformasi digital," papar Sandiaga.

Sandiaga Uno harap pariwisata Kepri subur.  Sandiaga juga menuturkan, Kepri merupakan destinasi tulang punggung kedua setelah Bali dalam pengembangan pariwisata di Indonesia.

Baca juga: KISAH Paisal Buat Kolam Tamara di Karimun, Mulanya Kolam Pribadi, Kini Jadi Destinasi Wisata

"Kita harus garap semua potensi untuk Lapangan pekerjaan, jangan sampai Kita runtuh" kata Sandiaga Uno dalam mengakhiri paparannya.

Sementara itu, Pengelola Desa Wisata Ekang Anculai, I Wayan Santika mengatakan untuk melaksanakan proyeksi ekowisata mangrove, yang ia sebutkan, bahwa desa yang sebelumnya yang akan dijadilan lahan merupa bekas lahan perkebunan karet.

Halaman
12
Editor: Filemon Halawa
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved