BATAM TERKINI
Suka Duka Jadi Kepala Pengamanan Rutan Batam, Harus Pintar-pintar saat Razia Kamar Warga Binaan
Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Batam, Ismail mengatakan, memimpin petugas keamanan di tengah warga Binaan bukanlah hal yang mudah.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dua bulan ditugaskan di Batam, sebagai Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Batam, Ismail mengatakan, memimpin petugas keamanan di tengah warga Binaan bukanlah hal yang mudah.
Mengemban jabatan sebagai kepala pengamanan, harus siap kapanpun dibutuhkan.
"Jadi memiliki jabatan itu, bukan pekerjaannya itu yang sulit, tetapi bagaimana cara melaksanakan pekerjaan itu sepenuh hati," katanya.
Menjaga keamanan di dalam Rutan, bukanlah hal yang mudah, tetapi bukan hal yang sulit juga.
"Bisa bayangkan yang kita awasi adalah orang-orang yang berasal dari tengah masyarakat yang bersentuhan dengan hukum," katanya.
Dia menceritakan memberikan pengawasan dan pengamanan terhadap warga binaan itu harus dengan kasih sayang dan pendekatan.
"Yang kita awasi bukan hanya perilaku mereka, tetapi semua kita awasi. Baik prilaku, perbuatan dan gerak gerik mereka," kata Ismail.
Dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Rutan, kata Ismail, mereka harus melakukan razia setiap saat.
"Dalam melakukan razia ini pun, kita tidak bisa mengandalkan kekuatan, apalagi jabatan, tetapi kita lebih mengutamakan pendekatan," katanya.
Di saat warga Binaan melaksanakan olah raga, maka petugas baru menggeledah kamar warga binaan.
Baca juga: HARI Ini Dilantik, Ini Persiapan Bupati dan Wakil Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Robby Kurniawan
"Kita selalu berusaha bagaimana caranya agar warga binaan tidak sampai tersinggung," katanya.
Dia juga menceritakan dalam melakukan pengamanan dan pengawasan kapanpun harus siap saat dibutuhkan.
"Jadi jabatan itu bukan masalah pekerjaannya, tetapi tanggung jawabnya," kata Ismail.
Dia juga bersyukur dua bulan di tempatkan di Rutan Batam, semua berjalan dengan baik dan yang paling dia syukuri sistem kepemimpinan yang sudah dibangun oleh kepala Rutan Batam Yan Patmos Purba, semua berjalan dengan baik.
"Seluruh pejabat dan juga staf yang ada di Rutan Barelang, sudah profesional dibidang masing-masing," kata Ismail.
Bahkan saat ini kata Ismail di Rutan kelas IIA Barelang Batam, sudah ada tempat pembinan warga binaan, baik pembuatan tahi, bengkel dan juga pembuatan keset kaki.
"Jadi warga binaan yang ada di Rutan, jika sudah selesai menjalani masa tahanan mereka siap berbaur dengan masyarakat," kata Ismail. (TRIBUNBATAM.id/Ian Sitanggang)
*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/26022021kepala-pengamanan-rutan-kpr-batam-ismail.jpg)