LINGGA TERKINI
Bupati Lingga Muhammad Nizar dan Wakil Ikut Prosesi Tepuk Tepung Tawar, Ini Harapannya
Bupati Lingga, Muhammad Nizar bilang, melalui prosesi tepuk tepung tawar, bermakna tugasnya untuk memimpin Lingga telah mendapat restu dari masyarakat
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Bupati Lingga Muhammad Nizar beserta istri dan Wakil Bupati (Wabup) Lingga Neko Wesha Pawelloy mengikuti prosesi adat Melayu Tepuk Tepung Tawar di Aula Kantor Bupati Lingga, Senin (1/3/2021).
Kegiatan ini hanya selang beberapa hari setelah keduanya dilantik sebagai Bupati Lingga dan wakil pada Jumat (26/2/2021).
Prosesi tepuk tepung tawar berlangsung sekira pukul 09.30 WIB itu, dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat Lingga, tamu undangan dari berbagai kalangan dengan mengenakan baju adat Melayu lengkap.
Kedatangan Nizar dan Neko di tempat tepuk tepung tawar, disambut oleh tokoh masyarakat dengan ditaburi beras kunyit dan disuguhi persembahan silat pengantin.
Kedatangan Nizar dan Neko yang telah ditunggu-tunggu masyarakat, sontak membuat suasana di lokasi menjadi riuh dengan kemeriahan adat yang dijunjung tinggi.
Baca juga: Bupati Lingga Muhammad Nizar Ditabur Beras Kunyit
Dari pantauan TribunBatam.id, kegiatan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan (protkes). Dari mencuci tangan, cek suhu, menggunakan masker, hingga jarak kursi yang telah disusun sesuai aturan gugus Covid-19.
Kegiatan dibuka dengan sambutan tari persembahan dari Sanggar Seni Pelangi.
Adapun prosesi tepuk tepung tawar dilakukan oleh beberapa tokoh masyarakat Kabupaten Lingga, yang telah dipilih oleh panitia kegiatan.
Bupati Lingga, Muhammad Nizar mengatakan, melalui prosesi tepuk tepung tawar, bermakna tugasnya untuk memimpin Lingga telah mendapat restu, serta doa dari masyarakat.
"Dengan acara ini, sebagai pembersih hati kami menjadi lebih suci untuk memulai pekerjaan saya sebagai Bupati Lingga dan Wakil Bupati, Bapak Neko.
Mari bantu kami untuk melanjutkan pembangunan," kata Nizar kepada TribunBatam.id seusai acara itu berlangsung.
Nizar mengatakan, ia telah mendapat ucapan selamat dari para pesaingnya sewaktu Pilkada, baik itu dari paslon nomor urut 1, Muhammad Ishak dan Salmizi, maupun paslon nomor urut 2, Riki Syolihin dan Raja Supri.
"Dari jauh-jauh hari, sebelum putusan MK disebutkan, mereka telah berkomunikasi dengan kami untuk mengucapkan selamat," ujarnya.
Nizar menerangkan, ia dan wakilnya saat ini sangat terbuka, bila ada dukungan dari masyarakat terkait apa yang perlu diprioritaskan.
"Baik itu Pak Ishak-Salmizi atau Pak Riki Syolihin-Raja Supri tetap sama-sama kami rangkul dalam Kabupaten Lingga yang lebih baik.
Bukan cuma itu, kami akan membuka diri kepada masyarakat dari berbagai kalangan untuk bisa sama-sama membantu dalam kepemimpinan kami," ucap Bupati muda itu.
Nizar juga menyampaikan, pada Selasa (2/3/2021) besok, direncanakan Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel akan mengunjungi Kabupaten Lingga.
"Beliau akan bermalam besok di Dabo Singkep dan pada tanggal 3 Maret 2021 ia akan ke Daik," kata Nizar.
"Kedatangan beliau dalam rangka menyongsong program-program dari visi misi kami, dengan melakukan peninjauan," sambungnya.
Nizar meminta selama kepemimpinan ia bersama wakilnya itu, jangan sampai ada fitnah yang bisa menghambat pekerjaan yang mereka pimpin.
"Untuk itu tolong, Pak Neko dan masyarakat di sini sudah menjadi bagian dari saudara kami, maka bantulah kami dengan hal-hal yang bisa mendukung untuk Kabupaten Lingga yang lebih baik," ucap Nizar.
Prioritas Kerja Nizar-Neko
Diberitakan, setelah resmi dilantik Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, di Aula Wan Seri Beni Gedung Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Muhammad Nizar dan Neko Wesha Pawelloy mengaku akan bergerak cepat untuk bekerja.
Adapun Nizar dan Neko sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lingga, pada masa kerja 2021-2024.
“Saya dengan pasangan wakil bupati akan serius untuk bekerja melaksanakan visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat,” kata Nizar kepada awak media, Jumat (26/2/2021).
Bupati terpilih Muhammad Nizar mengatakan, akan mensinkronkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Desa hingga Kecamatan di Kabupaten Lingga, dengan rencana pembangunan Jangka Menengah Daerah serta langsung berkoordinasi dengan Pemerintah ditingkat Provinsi.
“Usulan-usulan itu jangan sampai salah baik di tingkat desa hingga kecamatan, kita akan segera berkoordinasi dengan provinsi,” jelas Nizar.
Nizar menuturkan, diawal-awal tugasnya sebagai bupati dan Wakilnya Neko, mereka akan fokus pada penanganan Covid-19 dan percepatan ekonomi.
“Isu nasional berkaitan dengan Covid menjadi skala prioritas kita di Lingga. Dengan fokus untuk penganggaran, peralatan serta unsur lainnya,” ucap mantan Ketua DPRD Lingga itu.
Baca juga: Lingga Akhirnya Zero Kasus Covid-19 Setelah 3 Pasien Dinyatakan Sembuh
Tidak hanya penanganan Covid-19 dan ekonomi, nizar juga mengatakan, Pemkab Lingga akan mewujudkan program unggulan di sektor Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Pariwisata.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lingga tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan program unggulan tersebut.
Oleh karena itu, pentingnya dukungan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Pusat.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri perlu dukungan dari pemprov dan pusat. Kita terus berupaya maksimal salah satunya menemui langsung dengan menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno serta wakil DPR RI Rahmat Gobel,” jelasnya.
Bupati berusia 39 tahun ini menyebutkan, dalam pemulihan perekonomian pasca pandemi Covid-19, banyak hal yang akan dilakukan terutama membangkitkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Tanggal 3 Maret 2021 tepatnya di Kecamatan Lingga, kita akan produksi pertama Air Minum Dalam Kemasan yang ada di Kecamatan Lingga yang diagendakan akan di lounching kan oleh Wakil Ketua DPR RI, Rahmat Gobel, di Kabupaten Lingga,” ungkapnya.
Nizar juga mengucapkan terimakasih atas dukungan masyarakat Kabupaten Lingga dan ia berharap doa restu agar pemerintahan bisa berjalan dengan baik, serta bersinergi dengan Wakil Bupati Neko Wesha Pawelloy dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bunda Tanah Melayu.
Diketahui usai keduanya dilantik oleh Gubernur Kepri, mereka berencana akan menggelar kegiatan, salah satunya kegiatan adat melayu prosesi tepuk tepung tawar yang akan dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Lingga, Daik.
Namun, ia belum membeberkan kapan prosesi tepuk tepung tawar itu akan dilaksanakan. (TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0103tepuk-tepung-tawar-bupati-lingga.jpg)