Kamis, 23 April 2026

Profesor Pembuat Alquran Terbesar Dipecat Tidak Hormat dari Partai Demokrat, Apa Masalahnya?

Partai Demokrat memecat tidak hormat sejumlah kadernya karena terseret isy kudeta di Partai Demokrat

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Foto Ilustrasi - Partai Demokrat 

TRIBUNBATAM.id -  Prof Syofwatillah Mohzaib termasuk satu dari tujuh kader yang dipecat dari Partai Demokrat secara tidak hormat.

Selain Prof Syofwatillah Mohzaib, kader lain  yakni Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya.

Nama mantan Anggotta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI fraksi Partai Demokrat, Prof Syofwatillah Mohzaib menggaung usai diberhentikan tetap dan dipecat dari Partai Demokrat secara tidak hormat.

Kata Herzaky Mahendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategis, pemberhentian tersebut terkait Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD).

Di mana sebelumnya santer terdengar isu rencana kudeta yang dilakukan kader partai pada kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Lantas siapakah sosok Syofwatillah Mohzaib?

Syofwatillah Mohzaib merupakan mantan Anggota DPR RI dari fraksi Demokrat pada 2014 hingga 2019 lalu.

Syofwatillah Mohzaib juga merupakan anggota DPR RI periode 2009-2014.

Pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang diungkapkan dalam konferensi pers di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat, Senin (1/2/2021) membuat geger publik. Pasalnya, AHY mengungkapkan bahwa adanya gerakan politik yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat.
Pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang diungkapkan dalam konferensi pers di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat, Senin (1/2/2021) membuat geger publik. Pasalnya, AHY mengungkapkan bahwa adanya gerakan politik yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat. (Youtube Agus Yudhoyono)

Selama dua periode menjadi anggota DPR, itu berada di komisi VIII (Kesejahteraan Sosial) dengan jabatan sebagai wakil ketua komisi.

Dikutip dari dpr.go.id, pria kelahiran Serang 14 April 1975 tersebut juga merupakan pengasuh di Pondok Pesantren IGM Al-Ihsaniyah Palembang, Sumatera Selatan.

Saat menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014, Pondok Pesantren IGM Al-Ihsaniyah sempat dikunjungi Perwakilan Delegasi Parliamentary Union of OIC Member States (PUIC).

Tour tersebut diikuti di antaranya terdiri dari Negara Nigeria, Tunisia, Maroko, Yordania,  Azerbaijan, Pakistan dan Palestina.

Syofwatillah Mohzaib pun menerima kunjungan tersebut secara langsung. Ia juga dikenal sebagai pembuat Alquran terbesar di Dunia.

"Kegiatan Tour ke Pesantren IGM Al- Ihsaniya tentunya mempunyai maksud, kami ingin menunjukkan karya seni Ukiran Kayu Al-Quran terbesar yang ada di Indonesia yang dinamakan Al Qur’an Al Akbar dan ada di Pondok Pesantren kami," ujar Syofwatillah.

Al Quran Al-Akbar menghabiskan 50 meter kubik kayu tembesu. Al Qur’an ini terdiri dari 630 halaman dengan jumlah lembar kayu mencapai 315 buah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved