Pria Berbaju Loreng Todongkan Pistol, Teller Bank Sempat Melawan
Dalam tempo kurang dari 1 menit, seorang pria berbaju loreng merampok Bank Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (2/3/2021).
TRIBUNBATAM.id - Dalam tempo kurang dari 1 menit, seorang pria berbaju loreng merampok Bank Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (2/3/2021).
Perampok membuat teller bernama Luvi Ida Constantia (28) sempat mempertahankan tas berisikan uang Rp 200 juta.
Namun upayanya gagal. Rampok yang sempat menodongkan senjata api itu leluasa membawa kabur uang.
Polres Wonosobo telah melihat rekaman CCTV perampokan di Bank Wonosobo.
Terlihat di CCTV Bank Wonosobo, perampokan kurang dari 1 menit.
Jam 08.40 tampak karyawan Bank Wonosobo yang bernama Luvi Ida Constantia (28) memasuki ruangan teller.
Dia membawa tas merah yang diselempangkan di tangan kiri. Luvi terlihat berjalan ke kursinya.
Belum ada semenit, saat Luvi duduk, tampak seorang pria mengenakan helm terlihat berdiri di depan pintu kaca.
Dia membuka pintu kaca itu dengan cara menggesernya.
Pria itu mengenakan seragam loreng mirip TNI.
Dia juga mengenakan helm hijau dan jaket warna hitam ada lambang Honda di lengan kanan.
Masih di menit yang sama, perampok itu mendekati meja Luvi.
Tangan kanannya menodongkan pistol. Sedangkan tangan kirinya tampak meminta Luvi menyerahkan tas berisi uang itu.
Luvi tampak panik masih membawa tas warna merah tersebut. Posisi Luvi berdiri setengah meringkuk dekat meja kerjanya.
Pria itu merangsek masuk ke meja kerja Luvi.
Dia berupaya merebut tas yang dipeluk Luvi sambil tangan kanannya menodongkan pistol.
Luvi tampak menjatuhkan tas berisi uang itu. Kemudian si pria misterius mengambilnya.
Perampok itu membawa uang yang dibungkus dalam kertas warna coklat terang.
Dia pergi sembari menggendong segepok uang.
Luvi seketika berdiri kemudian mengejar perampok itu.
Jam dalam monitor CCTV masih menunjuk 08.40.
Polres Wonosobo telah mendapat sejumlah barang bukti perampokan itu.
Kini pihak Polres Wonosobo sedang melakukan pengejaran oleh pelaku perampokan.
Pelaku kabur mengendarai sepeda motor Vario warna hitam ke arah selatan.
Bank Wonosobo berlokasi di Jalan Banyumas Patrowijayan, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Berikut tampilan Street View dalam Google Maps Bank Wonosobo cabang Selomerto:
Kapolres Wonosobo AKBP Ganang Nugroho Widhi membenarkan kejadian itu.
Pihaknya pula sudah mengetahui rekaman CCTV saat kejadian. Pelaku seorang diri.
Pria itu memang membawa pistol sesuai keterangan korban.
"Betul (membawa pistol) tapi kami masih menyelidiki apakah itu beneran pistol atau soft gun, kita belum tahu," kata dia.
Polisi dibantu koramil setempat pun masih menyelidiki kasus tersebut.
Rekaman CCTV di lokasi kejadian sudah dilihat.
Polisi pula sedang menelusuri ke arah mana perampok kabur.
Pertahankan Uang
Luvi Ida, teller BPR Wonosobo sekuat tenaga mempertahankan uang bank Rp 200 juta dari perampok bersenjata api.
Perampokan yang menyasar PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Wonosobo di Jalan Raya Wonosobo - Banjarnegara Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo mendapat tanggapan dari pihak Bank.
Kepala Bidang Audit Internal BPR Wonosobo, Yovi Andi mengatakan, kantor pelayanan kas cabang Selomerto itu memiliki 4 karyawan.
Meliputi taller, marketing hingga petugas jaga malam dan bersih-bersih.
Namun, saat jam operasional tidak ada petugas pengamanan (satpam) yang bertugas.
Bahkan, pihaknya sudah biasa mengambil uang pagi-pagi tanpa pengawalan sebelum operasional bank dibuka.
"Biasanya memang kita tidak ada pengawalan. Ke depan, kita akan minta bantuan kepolisian," terangnya saat meninjau lokasi, Selasa (2/3/2021).
Menurut Yovi, saat kejadian, hanya ada satu petugas bank yaitu taller di lokasi.
Sementara penjaga malam dan petugas bersih-bersih sudah pergi.
Luvi Ida korban yang bertugas sebagai teller mengambil uang Rp 200 juta di Bank Jateng sebelum memulai operasional bank.
Sejumlah uang itu dimasukkan ke dalam 2 tas, masing-masing Rp 100 juta.
Saat dibuntuti dan diancam pelaku dengan senjata, jelasnya, korban sempat melakukan perlawanan dan berhasil mempertahankan 1 tas berisi Rp 100 juta.
Sementara satu tas lainnya sempat terjadi tarik-tarikan antaran korban dengan pelaku.
"Satu tas ini jatuh, dan diambil pelaku. Lalu kabur ke arah selatan. Teller kami mencoba memberikan perlawanan, hanya bisa menyelamatkan 1 tas dengan cara dikempit," ujarnya.
Ia menerangkan, kantor cabang Selomerto itu hanya melayani kas saja.
Biasanya buka setiap Senin-Jumat pukul 07.30 - 16.00 WIB.
Terdapat 3 rekaman CCTV kantor yang berfungsi sehingga bisa digunakan untuk mengidentifikasi pelaku.
Sementara korban, katanya, hingga kini masih mengalami syok karena ditodong senjata saat kejadian.
Korban masih menenangkan diri agar bisa dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
"Dari CCTV, pelaku mengendarai sepeda motor Vario hitam, plat nomernya belum terdeteksi.
Uang yang diambil dimasukkan ke jaket, lalu pelaku kabur.
Untuk sementara, pelayanan dipindah ke kantor pusat, sehari atau dua hari menunggu BAP dari kepolisian selesai," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Rekaman CCTV Pria Berpakaian Mirip Tentara Rampok Bank Wonosobo Selomerto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0203_kapolres-wonosobo.jpg)