BATAM TERKINI
APARAT Periksa Barang Bawaan Penumpang KM Kelud yang Turun di Pelabuhan Batuampar Batam
Petugas KKP melakukan pemeriksaan terhadap identitas dan barang bawaan penumpang KM Kelud yang tiba di pelabuhan Batu Ampar Batam, Rabu (3/3/2021).
Penulis: ronnye lodo laleng |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Personel Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam melakukan pemeriksaan terhadap identitas dan barang bawaan penumpang KM Kelud yang tiba di pelabuhan Batu Ampar Batam, Rabu (3/3/2021) siang.
Kapolsek KKP Batam, AKP Budi Hartono mengatakan, dalam melakukan pemeriksaan terhadap identitas serta barang bawaan penumpang tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan.
Pemeriksaan itu guna mengantisipasi dan mencegah, serta melakukan penindakan secara hukum terhadap premanisme, narkoba dan pelaku-pelaku kejahatan di wilayah pelabuhan yang ada di Batam, serta memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Kita melakukan pemeriksaan terhadap identitas serta barang bawaan penumpang yang turun dari Kapal Kelud di Pelabuhan Batu Ampar. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan pelaku pelanggaran dan barang-barang yang terlarang," ucap Budi Hartono.
Pada kesempatan tersebut, pihkanya juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, guna terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif.
"Kita juga menghimbau agar selalu mematui protokol kesehatan yaitu dengan selalu memakai masker menjaga jarak, mencuci tangan serta tidak berkumpul kumpul," imbuhnya.
166 Orang Tinggalkan Batam
Sebanyak 166 orang meninggalkan Batam menggunaan KM Kelud.
Jumlah ini tergolong sangat sedikit jika dibandingkan dengan penumpang yang datang ke Batam yakni sebanyak 665 orang.
Salah satu staf Operasional Pelni cabang Batam Alexander mengakui jika untuk hari ini saja penumpang yang datang lebih banyak dibandingkan dengan penumpang yang hendak meninggalkan Batam.
"Kita tidak tahu apa penyebab pastinya, kemungkinan besar yang datang hari ini adalah penumpang yang sering keluar masuk Batam untuk kepentingan bisnis," ujar Alexander saat ditemui wartawan TRIBUNBATAM.id, (3/3/2021) sore.
Salah satu penumpang Kapal Kelud bernama Hafis (22) warga Batu Aji mengakui hari ini ia hendak ke Jakarta untuk memenuhi panggilan untuk bekerja di salah satu Perusahaan Elektronik di Bogor, Jawa Barat.
"Mau kerja ke Bogor Mas, di Batam sudah berusaha melamar namun hingga saat ini belum juga dipanggil, mungkin belum rezeki untuk di Batam," kata Hafis.
Hafis memilih angkutan laut karena barang bawaan yang ia bawa cukup banyak.
"Jika naik pesawat wah bisa langsung bangkrut saya," keluh Hafis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/03032021kkp-periksa-bawaan-penumpang-km-kelud.jpg)