Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Kasus Dugaan Gelar Palsu, Rini Pratiwi Tak Ditahan, Ini Alasan Kejari Tanjungpinang

Kejari Tanjungpinang menyebut alasan Rini Pratiwi tak ditahan. Karena ancaman hukumannya terkait gelar palsu kurang dari 5 tahun penjara

tribunbatam.id/Endra Kaputra
Tersangka kasus dugaan gelar palsu Rini Pratiwi, oknum anggota DPRD Tanjungpinang saat pelimpahan berkas dan penyerahan barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Selasa (2/3/2021) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kasus dugaan gelar palsu yang menyeret Anggota DPRD Tanjungpinang, Rini Pratiwi berlanjut.

Kini berkas perkaranya sudah dilimpahkan polisi ke Kejaksaaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.

Meski begitu, terhadap Rini Pratiwi tak ditahan.

Kasi Pidum Kejari Tanjungpinang, Wawan Rusmawan mengatakan, tersangka tidak bisa ditahan, melainkan hanya dikenakan wajib lapor.

Hal itu lantaran ancaman kasus gelar akademik palsu hanya di bawah 5 tahun penjara.

"Tak bisa ditahan. Secara hukum ancaman 5 tahun ke atas baru ditahan, saya yakin beliau kooperatif," ujar Wawan, Rabu (3/3/2021).

Wawan menyebutkan, tersangka juga masih diperbolehkan keluar kota. Namun dengan syarat, tetap wajib lapor dua kali seminggu, yakni Senin dan Kamis.

"Kita sesegera mungkin melimpahkan kasus ini ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang untuk disidangkan," ungkapnya.

Ia melanjutkan, Kejari Tanjungpinang sudah menunjuk jaksa penuntut umum (JPU) yang akan menyidangkan tersangka. Jaksa tersebut, Mona Amelia.

"Tersangka dikenakan Pasal 68 ayat 3 undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang pendidikan nasional dengan ancaman 2 tahun," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved