Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Belajar dari Kasus Bripka CS, Kapolres Karimun Cek Senpi Anggota, Hindari Penyalahgunaan

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan bilang, pihaknya akan menerapkan sanksi tegas bagi personel yang menyalahgunakan senpi, imbas kasus Bripka CS

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Foto Polres Karimun mengecek senpi dinas anggota, Jumat (5/3/2021). Belajar dari Bripka CS, Kapolres Karimun Cek Senpi Anggota, Hindari Penyalahgunaan 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.idKapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan melalui Wakapolres Karimun KOMPOL Krisna Ramadhani memimpin pengecekan senjata api (senpi) dinas anggota Polri di lingkungan Polres Karimun, Jumat (5/3/2021).

Pengecekan dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan senpi menyusul aksi Bripka CS. Selain itu untuk memastikan keamanan senjata dan amunisi terhadap personel pemegang senjata api dinas, serta mengecek kondisi gudang senjata.

Saat itu Wakapolres Karimun didampingi Kasi Propam Polres Karimun mengecek satu per satu senpi dinas anggota secara teliti, baik senpi jenis laras panjang maupun senpi genggam.

“Pemeriksaan ini untuk memastikan jumlah real dan kondisi senjata api serta mengecek daftar personel yang memegang senjata api, sebagai bentuk kontrol dan pengawasan pimpinan terhadap personel baik itu kondisi personelnya maupun kondisi kelayakan senjata api yang digunakan," kata Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan.

Ia mengatakan, pihaknya akan memberlakukan sanksi tegas terhadap personel yang menyalahgunakan senpi atau pelanggaran disiplin lainnya yang dapat merusak dan mencoreng nama baik institusi polri, kesatuan atau nama baik personel.

“Personel yang menyalahgunakan senpi, apalagi senpi itu tidak dapat dipertanggungjawabkan keberadaannya akan diberikan sanksi tegas sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.

Pemeriksaan senpi anggota ini menindaklanjuti kasus oknum anggota Polri yang menembak tiga orang hingga meninggal di Jakarta.

Polres Tanjungpinang Bakal Tertibkan Anggota yang Masuk THM

Kadiv Propam Polri melarang setiap polisi masuk ke tempat hiburan. Pelarangan ini pascakejadian Bripka CS melakukan aksi di kafe Jakarta Barat.

Tidak hanya itu, Propam Polri juga akan menertibkan polisi yang minum-minuman keras dan terlibat penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan surat telegram Kapolri ST/396/II/HUK.7.1/2021 perihal terjadinya insinden penembakan di Cengkareng yang dilakukan oknum Anggota Polsek Kali Deras Jakarta Barat, selanjutnya perintah Kadiv Propam Polri kepada para Kabid Propam jajaran untuk dapat melaksanakan penindakan terhadap anggota Polri yang memasuki tempat hiburan.

Begitu pun perintah lisan Kabid Propam Polda Kepri pada Kamis (25/2/2021) kepada seluruh jajaran Propam Polres, untuk melaksanakan pemantauan dan pengawasan terhadap anggota Polri di tempat hiburan malam yang ada di wilayah masing-masing.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando melalui Kasi Propam Polres Tanjungpinang IPDA Syamsuriya mengatakan, akan melakukan penertiban terhadap anggota Polri yang masuk ke tempat hiburan dan meminum-minuman keras, termasuk penyalahgunaan narkoba.

Baca juga: Imbas Aksi Brigadir Cornelius Siahaan, Propam Cek Senpi Semua Polisi, Dilarang Masuk Tempat Hiburan

Foto personel Polres Bintan saat melaksanakan upacara di halaman Polres Bintan. Foto ilustrasi.
Foto personel Polres Bintan saat melaksanakan upacara di halaman Polres Bintan. Foto ilustrasi. (TribunBatam.id/Istimewa)

"Akan kita tindak tegas personel yang masuk tempat hiburan malam kecuali anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas Kepolisian," terang Kasi Propam Polres Tanjungpinang itu, Selasa (2/3/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved