Breaking News:

Gadis Belia Tewas di Kamar Hotel, Terlibat Protitusi Online yang Dijalankan Keluarga Sendiri

Muncikari prostitusi online asal Bandung, Jawa Barat yang membawa PSKnya ke Kediri berujung kematian. Lebih tragis lagi, muncikari yang mengendalikan

istimewa
ilustrasi - Gadis Belia Tewas di Kamar Hotel, Terlibat Protitusi Online yang Dijalankan Keluarga Sendiri 

Nah, kabar yang berkembang, TI yang usianya masih anak-anak turut dilacurkan oleh ayah dan ibunya.

Proses pemasaran TI dan M kepada lelaki hidung belang menggunakan aplikasi MiChat. Pengendali TI dan M adalah Nia dan Deri yang kini sudah dijebloskan ke tahanan Polresta Kediri.

Sebelumnya, Minggu (28/2/2021) korban datang ke hotel tidak sendirian. Ada beberapa orang yang ikut dan check ini pukul 13.00 WIB.

Setelah kasus pembunuhan M terungkap, baru identitas orang yang bersama korban diungkap.

Yakni Deri Kurniawan, Nia Kurniasih, Diki (suami Nia) dan anaknya TI.

Mereka memesan dua kamar. Kamar 421 ditempati Deri Kurniawan dan M.

Kamar 423 dihuni Nia Kurniasih dan Diki bersama anaknya TI.

Kedatangan lima orang dari Bandung, Jabar itu sengaja expo ke Kediri.

Ayam yang dibawa yakni dua orang, M dan TI.

Setelah beberapa jam check in, M mendapat bookingan dari Refi Purnomo via MiChat.

Sesuai transaksi, layanan esek-esek selama satu jam, tarifnya Rp 700.000.

Minggu (28/2/2921) sekitar pukul 16.00 WIB, Refi Purnomo datang ke hotel naik jasa ojek online (Ojol).

Karena ada tamu, tersangka Deka Kurniawan yang satu kamar, meninggalkan kamar 421 dengan dalih ke swalayan.

Baru sekitar pukul 16.30 WIB Deka balik ke kamar, pintu dalam kondisi terkunci. Baru pukul 16.45 WIB, pembunuhan dilaporkan ke Polresta Kediri.

Tersangka Refi Purnomo asal Desa Larenkulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur kabur naik ojek online.

Ia.mengenakan helm dan masker keluar hotel naik ojek online.

Dalam kasus ini, Polresta Kediri menetapkan tiga tersangka.

Selain Refi Purnomo terduga pembunuh cewek Bandung M, polisi juga menangkap Deri Kurniawan dan Nia Kurniasih selaku mucikari prostitusi online.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polreta Kediri AKP Verawati Taib bakal menguak prostitusi online lintas daerah pasca tangani perkara M korban pembunuhan di Hotel Lotus Kediri.

Usai menggelar konferensi pers bersama awak media, sebelumnya penyidik sudah menetapkan tersangka atas nama Deri dan Nia Kurniasih sebagai tersangka prostitusi online.

"Jadi benar kita tetapkan tersangka kemarin usai kita punya alat bukti yang cukup dan kuat," ujarnya Jumat (5/3/2021).

Peran Deri mengoperasikan handpone M yang jadi korban prostitusi online.

"Yang mengendalikan Michat, dan semua akun sosmednya ini adalah D yang juga pacarnya," terang AKP Verawati.

Ketika disinggung terkait tarif bisnis lendir yang dikendalilam Nia dan Deri, Verawati hanya menjawab berdasarkan hasil penyelidikan dari kasus M.

"Kalau kasus M ini pelaku tersangka muncikari sudah deal dengan harga 700.000/jam. Namun untuk data selanjutnya besok akan kita rilis," ungkap AKP Verawati.

Masih kata Verawati Taib bahwa pelaku mucikari terancam dengan hukuman undang - undang perlindungan anak.

"Karena korban masih dibawa umur maka kita kenakan UU Perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," jelasnya.

Refi Purnomo tinggal di rumah kos di Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Sementara asli tersangka Refi dari Desa Larenkulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Refi ditangkap tim Resmob Polres Kediri Kota di tempat kosnya, Kamis (4/3/2021) petang.

Dari barang bukti yang ditemukan salah satunya senjata tajam untuk menghabisi korban yakni pisau komando warna perak dengan ujung yang runcing.

Di bagian gagang pisau terdapat sejenis gerigi menyerupai gergaji. Pisau itu mirip dengan belati yang dibawa tokoh film Rambo yang diperankan Sylvester Stallone.

Dari hasil visum dokter forensik RS Bhayangkara Kediri, di tubuh korban M ditemukan 7 luka tusukan dan sayatan di bagian leher, punggung dan pinggang.

AKP Verawati Taib, mengatakan saat penangkapan pelaku Refi Purnomo sempat melawan petugas.

"Tersangka sudah tahu kalau mau dijemput petugas. Waktu buka kamar kos awalnya dibukakan pintu. Terus berusaha ditutup kembali, setelah itu ia coba kabur. Namun terpaksa kita lakukan tembakan terukur agar tersangka tak melarikan diri," ujarnya.

Ketika penangkapan berlangsung, ada dua orang yakni Refi dan istrinya.

"Benar tersangka R bersama istrinya kita bawa. Namun istrinya tidak ditetapkan tersangka. Istrinya statusnya hanya sebagai seorang saksi," ungkapnya.

Istri Refi Purnomo hanya sebatas mencuci baju korban, usai membunuh.

"Saudara saksi hanya mencuci baju tersangka dan kita masih lakukan proses penyelidikan," terang AKP Verawati Taib.

(Surya/Farid Farid)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cewek Bandung yang Tewas di Hotel Dibunuh Pelanggan, Korban Terlibat Prostitusi Online

Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved