Selasa, 2 Juni 2026

PELANTIKAN WALI KOTA BATAM

Pelantikan Wali Kota Batam: KPU Serahkan Surat ke DPRD, Gubernur Kepri: Dipercepat!

Masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Rudi-Amsakar akan berakhir pada 14 Maret 2021.

Tayang:
TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi
Pelantikan Wali Kota Batam, KPU Serahkan Surat ke DPRD, Gubernur Kepri: Dipercepat!. Foto Wali kota Batam Muhammad Rudi bersama Amsakar Achmad muspida mengunjungi TPS 40 Fasum RW 001 Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Rabu (9/12/2020). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Batam telah mengirim surat pengesahan hasil penetapan Pilkada Batam terpilih ke DPRD Batam.

Ini karena masa jabatan Walikota dan Wakil Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad akan berakhir pada 14 Maret 2021 mendatang.

KPU Batam sebelumnya menetapkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Muhammad Rudi - Amsakar Achmad meraih suara terbanyak dalam Pilkada Batam 2020.

Pasangan petahana ini mengalahkan pasangan Lukita Dinarsyah Tuwo - Abdul Basyid.

KPU Batam mengumumkan kemenangan Rudi-Amsakar melalui rapat pleno rekapitulasi yang selesai pada Kamis (17/12/2020).

Pemko Batam Pasang Target, Jalan Kecamatan Belakang Padang Bakal Diaspal Tahun Ini. Foto Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad hadir dalam pembukaan Musrenbang Belakangpadang, Sabtu (20/2/2021).
Pemko Batam Pasang Target, Jalan Kecamatan Belakang Padang Bakal Diaspal Tahun Ini. Foto Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad hadir dalam pembukaan Musrenbang Belakangpadang, Sabtu (20/2/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Melalui rapat pleno terbuka, KPU Batam menetapkan Rudi-Amsakar yang merupakan pasangan calon wali kota nomor urut dua meraih 267.497 suara.

Sedangkan pasangan calon nomor urut 1, Lukita-Basyid

Hasil perhitungan suara itu disampaikan oleh Ketua KPU Batam Herrigen Agusti.

Komisioner Divisi Hukum KPU Kota Batam Martius mengatakan, pelantikan Wali kota Batam menjadi domain DPRD Batam dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri.

"KPU Batam hanya sampai pada tahapan menyampaikan usulan pengesahan calon terpilih ke DPRD Batam.

Kami sudah sampaikan usulan pengesahan. Untuk jadwal dan kapan akan dilantik itu menjadi wewenang DPRD Batam," ujar Martius, Senin (8/3/2021).

Pilkada Batam Digugat, KPU Batam Tunggu Keputusan MK, Siapkan Jawaban dan Kuasa Hukum. Foto Komisioner Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum Kota Batam, Martius.
Pilkada Batam Digugat, KPU Batam Tunggu Keputusan MK, Siapkan Jawaban dan Kuasa Hukum. Foto Komisioner Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum Kota Batam, Martius. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Untuk jadwal pelantikan Wali Kota Batam sendiri tergantung dari pemerintah pusat atas usulan DPRD Batam.

"Dari data yangg kami ketahui bahwa masa aktif Walikota Batam sampai dengan 14 maret 2021. Kita tunggu saja," bebernya.

Rencana Pelantikan Wali Kota Batam

Rencana pelantikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dipercepat.

Hal ini dibeberkan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat dirinya berada di Batam.

Pelantikan direncanakan pada 12 Maret, 2021 mendatang. Dari yang sebelumnya 14 Maret 2021.

Sementara rencana tempat pelantikan, akan dilakukan di Tanjungpinang.

Diakuinya alasan pelantikan dipercepat atau dimajukan, karena jadwal awal pelantikan 14 Maret 2021, bertepatan dengan hari Minggu.

"Jadwal pelatikan, tanggal 14. Tapi itu hari minggu. Hari libur," ucap Ansar Ahmad, Senin (8/3/2021).

Saat ini pihaknya masih menunggu persetujuan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), untuk memberikan kepastian.

Baca juga: 11.215 Suara Dinyatakan tak Sah saat Pilkada Batam

Baca juga: JADI Pemenang Pilkada Batam 2020, Rudi-Amsakar Dapatkan 267.497 Suara Sah

Pihaknya diakui Ansar, sudah menyurati Mendagri. Pelantikan yang dilakukan, hanya untuk Batam. Sementara Natuna, Mei 2021 dan Karimun, menunggu putusan MK.

"Kami sudah menyurati Mendagri. Kalau memungkinkan, dimajukan Jumat.

Kita sepakati tempat, bisa di kantor Gubernur Kepri," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan Menjelang pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Rudi dan Amsakar menjahit seragam baru.

Hal ini dibeberkan oleh Wakil Wali Kota Amsakar Achmad.

"Baju saya kemarin ada dibuat bagian pemerintahan," ujar Amsakar, Sabtu (6/3/2021) lalu.

Dia diminta untuk ukur tubuh buat seragam yang akan dijahit.

Namun ia meminta untuk menggunakan ukuran yang lama saja.

"Saya minta pakai ukuran lama saja. Karena badan saya begini-begini saja," ujar Amsakar.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Ngenang
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Ngenang (TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI)

Penjahitan baju pelantikkan ini bukan hanya Amsakar saja.

Seragam Wali Kota Batam, Muhammad Rudi juga ikut dijahit dengan bahan yang sama dengan Amsakar.

"Putih ini kan banyak jenisnya. Ada yang sangat putih ada yang tidak, maka dibuat dengan bahan yang sama.
Lagian yang kemarin juga sudah 5 tahun," katanya.

Ia menambahkan, bajunya yang sudah lama sudah kusam dan ada noda bekas makanan.

Sehingga keduanya jahit baju kembali.

"Tak apalah, 5 tahun ada 2 atau 3 baju," katanya.

Ketika ditanyai kapan waktu pelantikan, Amsakar mengaku tidak mengetahuinya.

Namun, keduanya harus bersiap-siap.(TribunBatam.id/Bereslumbantobing/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved