Ketar-ketir Nasib Suami Terancam Dipenjara, Annisa Pohan Geram Pantau AHY dari Televisi, Tulis Ini
Ketar-ketir nasib sang suami terancam karena dilaporkan ke polisi, Annisa Pohan tampak pantau AHY dari siaran televisi.
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Annisa Pohan ketar-ketir dengan nasib suaminya yang terancam di penjara lantaran dilaporkan ke polisi.
Ia pun terus memantau perkembangan Agus Harimurti Yudhoyono melalui siaran televisi.
Hingga tak segan memajang foto satu di antara kader Demokrat ini.
Belakangan ini, nama Agus Harimurti Yudhoyono memang sedang ramai diperbincangkan publik.
Hal ini dikarenakan terjadinya konflik panas di Partai Demokrat.
Baca juga: Harta Tembus Rp 15 Miliar, Agus Harimurti Yudhoyono & Annisa Pohan Liburan Sederhana ke Puncak
Baca juga: Peserta KLB Demokrat Tobat Minta Maaf ke AHY, Bongkar Keganjilan, 3 Kali Teken Surat Bermaterai
Seperti diketahui, Agus Harimurti Yudhoyono memilih pensiun dari TNI AD demi terjun ke dunia politik untuk meneruskan perjuangan sang ayah, SBY.
Saat ini, AHY diketahui sebagai ketua Umum Partai Demokrat.
Namun, secara tiba-tiba konflik internal di Partai Demokrat menjadi memanas akibat adanya Kongres Luar Biasa di Deli Serdang, Sumatera Utara.
Diketahui, dari KLB ini didatangi beberapa mantan kader Demokrat seperti Marzuki Alie dan Jhoni Allen.
Dalam KLB ini juga memutuskan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.
Namun, KLB Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara itu menuai pro dan kontra.
Baca juga: Demokrat Marah Pecat Apri Sujadi, Bupati Bintan Ketahuan ke KLB Deliserdang, Kolega: Ada Tekanan
Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Peserta KLB Demokrat Deli Serdang, Mengaku Diiming-imingi Uang Rp 100 Juta
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menegaskan bahwa KLB yang diselenggarakan sejumlah mantan kader tersebut tidak sah secara konstitutional.
Namun baru-baru ini, mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Marzuki Alie melaporkan sejumlah nama pejabat partai Demokrat ke Bareskrim Polri.
Salah satu nama yang dilaporkan adalah Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY).
Melansir dari Kompas.com, kuasa hukum Marzuki Alie mengungkapkan pelaporan AHY ke polisi itu.