Senin, 11 Mei 2026

Komitmen Bright PLN Batam Teruskan Pembangunan Infrastruktur Listrik

Kini, seluruh sistem kelistrikan di wilayah Batam hingga Bintan dalam kondisi cukup, bahkan memiliki cadangan daya lebih dari 15%

Tayang:
Ist
Tribunbatam.id / Istimewa (Humas Bright PLN) 

TRIBUNBATAM.id - Selama 21 tahun menjadi perusahaan penyedia tenaga listrik utama di Batam, bright PLN Batam selalu berupaya untuk meningkatkan keandalan listrik ke seluruh penjuru wilayah kerjanya.

Komitem tersebut dapat dilihat dalam beberapa tahun terakhir, dimana infrastruktur kelistrikan terus meningkat. 

Sejalan dengan hal tersebut bright PLN Batam tetap melakukan pembangunan guna memastikan kebutuhan listrik dapat terpenuhi.

Kini, seluruh sistem kelistrikan di wilayah Batam hingga Bintan dalam kondisi cukup, bahkan memiliki cadangan daya lebih dari 15%.

Tentunya ketersediaan daya tak lepas dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan.

Di sisi pembangkit, hingga Maret 2021, kapasitasnya telah mencapai 562,5 Megawatt (MW), kapasitas ini sangat mungkin bertambah mengingat akan rencana bright PLN Batam untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Minyak Gas (PLTMG) 30 MW di Baloi.

Baca juga: Pembangunan SUTT 150 kV Untuk Penuhi Kebutuhan Listrik Di Batam

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary bright PLN Batam, Kishartanto Purnomo Putro menekankan bahwa bright PLN Batam siap menjaga ketersediaan listrik sebagai motor penggerak roda ekonomi.

“Dengan tersedianya pasokan listrik yang cukup, kami memastikan bahwa bright PLN Batam siap memenuhi kebutuhan listrik, tidak hanya untuk rumah tangga, melainkan juga untuk kebutuhan industri maupun bisnis,” beber Tanto.

Tanto menjelaskan penambahan kapasitas pembangkit tentunya sejalan dengan pembangunan jaringan listrik.

Untuk memastikan pasokan listrik dapat tersalurkan dengan baik, bright PLN Bayam juga melakukan pembangunan gardu induk (GI) dan jaringan transmisi.

Salah satunya pembangunan jaringan transmisi SUTT 150 kV Batu Besar – Nongsa.

“Jaringan SUTT 150 kV bright PLN Batam sudah mengelilingi Pulau Batam (loop) dan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) terbentang hingga ke ujung Pulau Galang.

Jaringan transmisi tersebut di support oleh beberapa gardu induk yang tersebar di wilayah Batam yang menandakan jaringan kami sudah bagus dan handal.

Kehandalan jaringan ini bisa lebih baik lagi jika pembangunan jaringan SUTT 150 kV Batam Center – Nongsa yang saat ini dalam proses pembangunan segera terealisasi, sehingga gardu induk Nongsa yang sudah lebih dahulu tersedua dapat beroperasi,” jelas Tanto.

Untuk saat ini, realisasi proses pembangunan infrastruktrur jaringan SUTT 150 kV Batu Besar – Nongsa sudah mencapai 76%, dimana dari 46 tower yang akan dibangun, 39 tower diantaranya sudah berdiri dan 7 tower masih dalam proses pembangunan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved