Sabtu, 18 April 2026

Perusahaan Ini Kena Tipu Habis-habisan, Beli Tembaga 518 Miliar Malah Dikirim Batu yang Dicat

Sepertinya, tembaga yang asli awalnya diangkut ke kontainer-kontainer untuk pengiriman pertama, sebelum disurvei oleh perusahaan inspeksi.

Kompas.com
Ilustrasi tembaga 

TRIBUNBATAM.id, JENEWA - Sebuah perusahaan di Jenewa, Swiss, kena tipu saat membeli tembaga seharga 36 juta dollar AS (sekitar Rp 518 miliar) dari penyuplai di Turki, musim panas lalu. 

Bukannya tembaga yang didapat, mereka malah mendapat batu-batu yang dicat. 

Mercuria Energy Group mengatakan, mereka telah menjadi korban penipuan kargo menyusul pembelian lepuh tembaga sebanyak 10.000 ton. 

Ketika kargo tiba di China, mereka mendapati kontainernya berisi batu yang dicat. 

Peristiwa aneh ini terjadi meskipun ada pengawasan keamanan dan inspeksi. 

Tahun lalu, Mercuria sepakat untuk membeli lepuh tembaga, bentuk tembaga yang belum dimurnikan, untuk dikirim ke China. Sekitar 6.000 ton dikirimkan dalam lebih dari 300 kontainer di delapan kapal.

Namun sebelum berangkat dari pelabuhan di dekat Istanbul, tembaga itu diganti dengan batu hampar yang telah dicat supaya mirip dengan tembaga

Mercuria, satu dari lima perusahaan pedagang minyak terbesar di dunia, menuntut ganti rugi pada penyuplai tembaga Bietsan Bakir melalui pengadilan di Turki dan Inggris. 

Baca juga: Ini dia 10 Wanita dengan IQ Tertinggi di Dunia, Lampaui Albert Einstein dan Stephen Hawking

Baca juga: Arab Saudi Beri Tambahan Kuota Haji untuk Malaysia, Bagaimana dengan Indonesia?

Kepolisian Turki telah menangkap sejumlah orang terkait kasus penipuan ini.

"Orang-orang yang diduga terlibat dalam berbagai bagian kejahatan terorganisir terhadap Mercuria ini telah ditahan," kata perusahaan dalam sebuah pernyataan pers, sembari mengucapkan terima kasih kepada Departemen Kejahatan Keuangan Istanbul. 

Segel dilepas

Sepertinya, tembaga yang asli awalnya diangkut ke kontainer-kontainer untuk pengiriman pertama, sebelum disurvei oleh perusahaan inspeksi. Segel yang digunakan untuk mencegah penipuan ditempelkan di kontainer. 

Namun kontainer-kontainer tersebut kemudian dibuka kembali dan tembaganya diganti dengan batu hampar, kata firma hukum KYB di Istanbul kepada media.

Para penipu mengganti segel kontainer yang asli dengan yang palsu supaya tidak ketahuan. 

Setelah kapal-kapal yang membawa kontainer berlayar, Mercuria membayar 36 juta dollar AS dengan lima kali cicilan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved