BATAM TERKINI
Anggota DPRD Batam Ides Madri Bakal Laporkan PAUD & SD Belajar Tatap Muka
Pemko Batam sebelumnya baru memberi rekomendasi kepada SMP untuk belajar tatap muka.
"Kita tak melarang melainkan mencegah.
Yang divaksin baru kami (DPRD) dan unsur lainnya. masyarakat belum.
Yang sudah divaksin dosis kedua saja harus menunggu 14 hari lagi reaksinya," ucap Ides Madri.
Sementara Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Tumbur M Sihaloho mengatakan sejauh ini masih sekolah tingkat SMP yang melakukan pengajuan sekolah tatap muka kepada Dinas Pendidikan/ Disdik Batam.
Hal ini diketahui berdasarkan tembusan kepada Komisi IV DPRD Kota Batam beberapa waktu yang lalu.
Ia juga menyebutkan saat ini bukan hanya Covid-19 yang melanda di Indonesia.
Melainkan ada juga varian virus yang baru seperti B117 yang sudah ada di beberapa provinsi. Virus tersebut, menurutnya jauh lebih ganas dibandingkan Covid-19.
"Jangan terlalu anggap remeh. Hal seperti ini perlu diantisipasi," ujar Tumbur.
Tumbur juga tampak menyesalkan apabila adanya tingkat Paud, TK dan SD yang melangsungkan sekolah tatap muka. Pasalnya masih terlalu rentan untuk tingkat anak-anak.
"Anehnya kok orang tua mengizinkan anak masih Paud atau TK bisa tatap muka disekolah," kata Tumbur.
Untuk mengantisipasi penyebaran virus ini, sekolah melalui online adalah cara yang tepat.
Apalagi, anak-anak sekolah tingkat Paud dan SD belum bisa menjaga dirinya sendiri.
"Anak-anak itukan masih maunya bermain," katanya.
Nasib Belajar Tatap Muka di Batam
Dinas Pendidikan atau Disdik Batam mengeluarkan 53 rekomendasi untuk belajar tatap muka tahap pertama tingkat SMP/sederajat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/09022021ketua-komisi-iv-dprd-kota-batam-ides-madri.jpg)