Selasa, 19 Mei 2026

BATAM TERKINI

Disdik Batam Larang Sejumlah Sekolah Buat Acara Kelulusan saat Pandemi Covid-19

Disdik Batam meminta peran aktif sekolah dalam mencegah munculnya kasus baru covid-19 di Batam.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Disdik Batam Larang Sejumlah Sekolah Buat Acara Kelulusan saat Pandemi Covid-19. Foto Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Dinas Pendidikan atau Kadisdik Batam meminta agar sekolah tak menggelar acara kelulusan maupun perpisahan saat pandemi Covid-19.

Meski belum menerima laporan adanya penyelenggeraan acara perpisahan kepada Disdik Batam, pihaknya meminta agar sekolah sama-sama memahami kondisi untuk mencegah munculnya kasus baru covid-19 di Batam.

Acara perpisahan dan kelulusan, biasanya rutin digelar sekolah pada berbagai jenjang yang menimbulkan keramaian.

Pelaksanaannya pun beragam, mulai di ruangan terbuka, hingga tertutup seperti aula, hotel dan lainnya.

"Saya akan koordinasikan hal ini ke bidangnya. Bagian TK dan SD agar tetap mengawasi," ujar Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, Jumat (12/3/2021).

Pihaknya tetap mengawasi dan mengimbau agar sekolah tidak melaksanakan perpisahan.

Hendri mengatakan sejauh ini jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 semakin menurun.

Dikhawatirkan, dengan adanya acara perpisahan tersebut, adanya penyebaran virus Covid-19.

Lantaran hadir secara bersamaan dan mengabaikan protokol kesehatan.

"Dilarang berkumpul di dalam ruangan. Ujiannya saja tidak kita laksanakan secara langsung atau tatap muka.

Tingkat SMP sudah tatap muka, itupun harus melalui persyaratan yang lengkap," katanya.

Ia menambahkan pihaknya sejauh ini tidak mengeluarkan izin pelaksanaan tatap muka disekolah baik tingkat Paud, TK dan SD.

Dan belum ada sekolah yang melaporkan adanya kegiatan belajar tatap muka.

DPRD Batam Soal Belajar Tatap Muka

Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Ides Madri mengimbau agar sekolah tingkat Pendidikan Anak Usia Dini atau Paud dan SD baik swasta ataupun negeri tidak melangsungkan sekolah tatap muka.

Orang tua murid juga diharapkan tidak memberikan izin anaknya belajar tatap muka disekolah. Apalagi masih tingkat paud, TK maupun SD.

Baca juga: Anggota DPRD Batam Ides Madri Bakal Laporkan PAUD & SD Belajar Tatap Muka

Baca juga: NEWS Webilog Tribun Batam, Belajar Tatap Muka di Sekolah Lagi, Bagaimana Rasanya?

Pemerintah Kota atau Pemko Batam baru merekomendasikan sekolah tingkat SMP yang diperbolehkan tatap muka.

Untuk tingkat TK dan SD belum diizinkan oleh Pemerintah Kota Batam.

Hal ini pun dipertegas oleh Kepala Dinas Pendidikan atau Kadisdik Batam, Hendri Arulan.

Apabila ada sekolah TK dan SD mainland yang melakukan tatap muka, Hendri berharap, agar ada yang menginformasikan.

Hendri menegaskan sejauh ini pihaknya belum merekomendasikan sekolah tingkat TK dan SD melangsungkan proses belajar mengajar tatap muka.

Menurutnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi belum memberikan ruang.

Faktanya, ada beberapa sekolah tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) di Kota Batam melangsungkan sekolah tatap muka.

Itupun harus melalui seleksi dan beberapa persyaratan protokol kesehatan yang ketat.

"SMP saja harus memenuhi persyaratan yang ketat.

"Saya akan sampaikan juga ke Dinas ada beberapa sekolah tingkat Paud dan TK ada yang melakukan tatap muka," ujarnya, Jumat (12/3/2021).

Selain orangtua, masyarakat setempat juga bisa mengontrol sekolah tingkat Paud dan TK yang melakukan tatap muka.

Agar disampaikan kepada pemerintah setempat.

Ides menegaskan penyebaran Covid-19 belum berakhir walaupun vaksinasi Covid-19 sudah digelar. Hanya saja belum mencakup seluruh masyarakat.

"Kita tak melarang melainkan mencegah.

Yang divaksin baru kami (DPRD) dan unsur lainnya. masyarakat belum.

Yang sudah divaksin dosis kedua saja harus menunggu 14 hari lagi reaksinya," ucap Ides Madri.

Sementara Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Tumbur M Sihaloho mengatakan sejauh ini masih sekolah tingkat SMP yang melakukan pengajuan sekolah tatap muka kepada Dinas Pendidikan/ Disdik Batam.

Hal ini diketahui berdasarkan tembusan kepada Komisi IV DPRD Kota Batam beberapa waktu yang lalu.

Ia juga menyebutkan saat ini bukan hanya Covid-19 yang melanda di Indonesia.

Melainkan ada juga varian virus yang baru seperti B117 yang sudah ada di beberapa provinsi. Virus tersebut, menurutnya jauh lebih ganas dibandingkan Covid-19.

"Jangan terlalu anggap remeh. Hal seperti ini perlu diantisipasi," ujar Tumbur.

Tumbur juga tampak menyesalkan apabila adanya tingkat Paud, TK dan SD yang melangsungkan sekolah tatap muka. Pasalnya masih terlalu rentan untuk tingkat anak-anak.

"Anehnya kok orang tua mengizinkan anak masih Paud atau TK bisa tatap muka disekolah," kata Tumbur.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus ini, sekolah melalui online adalah cara yang tepat.

Apalagi, anak-anak sekolah tingkat Paud dan SD belum bisa menjaga dirinya sendiri.

"Anak-anak itukan masih maunya bermain," katanya.(TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved