Breaking News:

Bupati Karimun Aunur Rafiq Izinkan Sekolah Tatap Muka Mulai 15 Maret 2021

Pemkab Karimun akhirnya membuka pembelajaran tatap muka kembali mulai Senin 15 Maret 2021.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Agus Tri Harsanto
TribunBatam.id/Elhadif Putra
Bupati Karimun, Aunur Rafiq membuka kembali sekolah tatap muka mulai besok 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Pemkab Karimun akhirnya membuka pembelajaran tatap muka kembali mulai Senin 15 Maret 2021.

Hal tersebut setelah Bupati Karimun Aunur Rafiq mengeluarkan Surat Edaran nomor 420/Disdik.sekr/1/035/2021 tentang kegiatan pembelajaran produktif dan aman pada semester genap tahun ajaran 2020/2021.

Disebutkan dalam surat edaran tersebut, pembelajaran secara tatap muka bagi PAUD, SD/MI, SMP/MTS, baik Negeri maupun Swasta akan di laksanakan di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Karimun.

Berbeda dengan sebelumnya, pembelajaran secara tatap muka pelaksanaannya berlaku untuk setiap kecamatan yang berstatus zona hijau.

Sementara, kecamatan yang belum berstatus zona hijau pembelajaran tetap di laksanakan secara daring atau pembelajaran jarak jauh (dalam jaringan-red).

Baca juga: Update Covid-19 Karimun, Tinggal 1 Pasien Diisolasi di RSUD Muhammad Sani

Melalui Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Fajar Harison mengatakan “Terhitung besok pagi Senin 15 Maret 2021 seluruh sekolah telah bisa melaksanakan pembelajaran secara tatap muka,”

Ia menambahkan, bagi jenjang PAUD akan dilaksanakan hari Senin hingga Kamis, dengan shift pertama waktu pembelajaran mulai pukul 7.30 WIB hingga 09.30 WIB, dan shif kedua pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB.

Sementara bagi jenjang SD akan dilaksanakan mulai Senin hingga Sabtu, dengan waktu pembelajaran pukul 07.30 WIB hingga 09.30 WIB.

Kemudian bagi jenjang SMP/MTS akan dilaksanakan mulai Senin hingga Jumat, dengan shift pertama 07.00 WIB hingga 09.30 WIB, dan shift kedua pukul 10.00 WIB hingga 12.30 WIB.

Sementara hari Jumat shift pertama pukul 06.45 WIB hingga 09.00 WIB, sedangkan shift kedua pukul 09.15 WIB hingga 11.30 WIB.

Dengan sistem shift on-off bergiliran yang telah ditentukan oleh masing-masing satuan pendidik sesuai dengan situasi dan kebutuhan, dan jumlah siswa dikelas 50 persen dari total keseluruhan.

“Dengan pembelajaran secara tatap muka, diharapkan kepada siswa dan seluruh sekolah beserta tenaga pendidik tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” himbau Fajar. (Tribunbatam.id/YeniHartati)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved