HUMAN INTEREST
Jatuh Bangun Yusril Koto Buka Usaha di Batam, Kini Kantongi Miliaran Rupiah dari Pisang
Yusril Koto jadi salah satu perantau sukses di Batam. Di tahap awal, banyak pisang dagangannya yang diberikan ke tetangga, kenapa?
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Proses dalam meraih apa yang diimpikan begitu dipercaya oleh Yusril Koto.
Baginya, tidak ada yang melalui sesuatu dari proses. Bahkan bayi pun tak ada yang langsung bisa berjalan.
Keyakinan serta prinsip ini lah yang membuatnya yakin dan berusaha tegar dalam menjalankan bisnis grosir pisang di Batam miliknya.
Grosir Pisang Rasaki Nazwa yang berlokasi di komplek ruko Grand BSI Batam Centre sejak 2013 diakuinya bukan hal yang mudah.
Jatuh bangun dalam membangun usahanya pernah ia dirasakan pria yang pernah menjabat sebagai tenaga pendidik dan Kepala Sekolah di salah satu SMK swasta di Batam empat tahun lamanya ini.
Namun ia tetap sabar menjalaninya. Yusril Koto yang merantau ke Batam sejak 1997 ini yakin, usahanya pasti akan mengecap manis.
Bisnis dan membuka usaha bukan hal baru bagi Yusril Koto.
Selepas ia di dunia pendidikan, ia pernah membuka usaha dengan berjualan antar pulau.
Pikirnya, kebutuhan hidup yang terus meningkat menjadi salah satu hal kuat yang mendasarinya membuka usahanya itu.
Sayang, usaha yang dirintis Yusril Koto tak bertahan lama.
Faktor usia yang tak lagi muda menjadi salah satu penyebabnya.
Jatuh dan bangun lagi, itu pikirnya. Jadilah pada 2013 Yusril Koto kembali membuka usaha.
Grosir pisang di Batam. Mulanya usahanya tersebut terseok seok.
Bahkan tiga bulan pertama di tahun 2013 pisang jualannya hampir tidak ada yang bisa menghasilkan uang.
"Bulan pertama sampai dua bulan berjalan, pisang jualan kami lebih banyak dibagi-bagikan kepada tetangga," kata Yusril kepada TribunBatam.id.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kisah-sukses-perantau-di-batam-yusril-koto.jpg)