BATAM TERKINI
Penumpang KM Kelud Turun ke Batam Hanya 85 Orang, Manajemen Pelni: Turun Drastis
Kapal Pelni KM Kelud sandar di Pelabuhan Batu Ampar dari Pelabuhan Tanjungpriok Jakarta.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Penumpang kapal Pelni KM Kelud turun di Batam turun drastis.
Tercatat, hanya 85 penumpang KM Kelud yang turun di Pelabuhan Batu Ampar.
KM Kelud sendiri sandar di pelabuhan Batu Ampar Batam, sekira pukul 06.30 WIB dari Pelabuhan Tanjungpriok Jakarta dan sudah kembali berlayar pada pukul 11.00 WIB dengan tujuan Tanjung Balai Karimun.
Keseluruhan penumpang kapal Pelni tersebut yaitu 228 penumpang.
Rinciannya, 85 orang turun di Pelabuhan Batu Ampar Batam.
Sementara 143 lainnya merupakan penumpang lanjutan dengan tujuan Pelabuhan Tanjungbalai Karimun.
Salah satu staf Pelni, Alexander saat ditemui TribunBatam.id di pelabuhan mengatakan jika dibandingkan jumlah penumpang hari ini turun drastis jika dibandingkan dengan pelayaran sebelumnya.
"Penumpang pada pelayaran kali sangat sedikit jika dibandingkan dengan pelayaran sebelumnya yakni jumlah penumpang diatas 500-an orang," ujar Alexander kepada TribunBatam.id, Minggu (21/3/2021).
Ia membeberkan jika penumpang ke Batam dari Jakarta maupun sebaliknya, jika dihitung secara global masih standar.
Seorang penumpang dari Jakarta, Yoman mengatakan, jika ia ke Batam hendak menjual rumahnya.
"Saya sudah pindah ke Jakarta beberapa bulan yang lalu, saya rencana mau jual berbagai aset saya seperti rumah dan kendaraan, Batam sudah tidak seperti dulu lagi. Makanya saya mau pindah," keluh pria 36 tahun sembari menikmati perjalanan menuju ke pintu keluar.
Kru KM Kelud Divaksin Corona
Sejumlah Anak Buah Kapal atau ABK KM Kelud menjalani vaksinasi corona dosis pertama.
Baca juga: 75 Kru Kapal Pelni KM Kelud Vaksinasi Corona di Jakarta, Program Mitra Perhubungan
Baca juga: 565 Orang dari Jakarta Datang ke Batam Lewat Laut Naik KM Kelud
Ada 75 ABK kapal Pelni yang menerima vaksin di Jakarta pada jumat (19/3/2021).
Mereka merupakan bagian dari program 1.000 vaksinasi mitra perhubungan.
Pejabat Sementara (Pjs) Kesekretariatan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), Opik Taufik mengatakan, pihaknya turut menjadi kelompok prioritas vaksinasi covid-19.
“Kru KM Kelud menjadi perwakilan Pelni pada program vaksinasi tahap kedua di Jakarta.
Hal ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung langkah pemberian vaksin yang digaungkan oleh pemerintah kepada masyarakat Indonesia,” ujar Opik kepada TribunBatam.id
Ia menambahkan, langkah ini pun mendapat dukungan penuh dari pihaknya.
Mengingat, Penanganan Covid menjadi fokus utama pemerintah saat ini.
Selain kru kapal, lanjut dia, pegawai operasional Pelni lainnya juga telah mendapatkan suntik vaksin.
Seperti di cabang Balikpapan, Manokwari, Fak-Fak, Merauke, Palu, Biak, dan Jayapura.
“Untuk kru kapal dan rekan-rekan di cabang lainnya masih dalam penjadwalan dan kami harapkan dapat dilakukan secara bertahap,” katanya lagi.
Pihaknya berharap, kegiatan suntik vaksin Covid-19 terhadap para pegawai operasional ini ikut melindungi dan menambah kepercayaan diri mereka dalam memberikan pelayanan kepada seluruh pelanggan.
“Walaupun vaksinasi telah dilakukan, protokol kesehatan dan pelaksanaan 5 M dalam kegiatan operasional dan pelayaran tetap kami tegakkan.
Tujuan agar tetap memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pihak, terlebih sesaat lagi akan masuk masa angkutan lebaran 2021,” ungkap dia.
Dalam masa kebiasaan baru transportasi laut, Opik mengakui jika Pelni senantiasa menerapkan protokol kesehatan yang ketat terhadap seluruh penumpang ataupun kru kapal.
Tidak hanya itu, penyemprotan disinfektan di seluruh sudut kapal Pelni pun juga rutin dilakukan.
Hal ini, kata Opik, bertujuan untuk memastikan kapal steril dalam setiap perjalanannya.
“Kami juga masih menerapkan tingkat keterisian sebesar 50 persen dari kapasitas kapal dengan maksud tetap menjaga jarak antar penumpang,” sebutnya.
Sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang transportasi laut, Pelni telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.
Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan (3TP).
Dimana, kapal perintis menyinggahi 285 pelabuhan dengan 3.811 ruas.
Pelni juga mengoperasikan sebanyak 16 kapal Rede.
"Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, Pelni mengoperasikan 9 trayek tol laut serta 1 trayek khusus untuk angkutan ternak," ucapnya.(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng/Ichwan Nur Fadillah)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang KM Kelud
Berita Tentang Kapal Pelni
Berita Tentang Berita Batam Hari Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/10032021pelabuhan-batuampar-km-kelud.jpg)