LINGGA TERKINI
Panen Padi di Lingga, Wagub Kepri Marlin Agustina dan Nizar Antusias Panen Padi Ketan
Wagub Kepri Marlin Agustina terlihat antusias menjajal sendiri mesin perontok padi pada panen perdana padi ketan di Kabupaten Lingga
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Kedatangan Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Riau Marlin Agustina ke Negeri Bunda Tanah Melayu, Kabupaten Lingga disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Lingga.
Ada beberapa agenda kegiatan yang digelar dari pagi hingga sore harinya pada Minggu (21/3/2021).
Seusai bersilaturahmi, bershalawat, serta membaca Alquran di Masjid Sultan Lingga di Daik, Marlin Agustina bersama Bupati Lingga Muhammad Nizar serta pejabat daerah lainnya melanjutkan kegiatan menuju Kecamatan Lingga Timur, sore itu.
Kegiatan tersebut, untuk melihat langsung proses panen padi ketan oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Suka Damai, Desa Kerandin.
Ketua Gapoktan Suka Damai, Suradi mengatakan, kunjungan Wagub Kepri bersama Bupati Lingga serta pejabat daerah ke sawah tersebut, melahirkan kebanggaan tersendiri bagi kelompoknya.
Baca juga: Panen Padi di Lingga Dapat Komentar Negatif Warga, Ini Tanggapan Kabid Pertanian
Baca juga: Petani di Jemaja Timur Anambas Gembira, Bisa Panen Padi Serentak Saat Pandemi Covid-19
Suradi merasa bersyukur, kegiatan yang mereka lakukan mendapat dukungan dan perhatian dari Wagub Kepri dan lebih lagi oleh Bupati Lingga bersama istri.
"Saya harap dengan adanya kunjungan ini, bisa membuat kami lebih bersemangat. Apalagi selama ini Pemerintah Daerah sudah sangat membantu kami dengan memberikan alat-alat pertanian yang cukup canggih bagi membantu kami di sini," ucap Suradi.
Suradi melanjutkan, padi ketan jenis Dolo-Kutuk tersebut memiliki keistimewaan tersendiri, yakni rasanya yang lebih enak dengan jenis lainnya.
"Kekhasan tanaman ini juga dikarenakan ukuran tanaman yang lebih tinggi, sehingga jenis ini tidak tercampur dengan padi biasa. Masih murnilah pak," ungkap Suradi saat itu.
Suradi juga memberikan informasi, meskipun secara total jumlah hasil panen padi ketan ini lebih sedikit dari pada padi biasa yang ada di Kabupaten Lingga, namun secara ekonomis nilai yang dihasilkan padi ketan lebih tinggi dari padi biasanya.
"Kalau padi biasa di sini satu petaknya bisa sampai 4 ton. Nah untuk ketan ini kira-kira hanya sampai 2,5 ton saja. Tapi ya itu tadi, harganya lebih tinggi, gitu pak," jelas Suradi di hadapan Nizar dan Marlin.
Sementara itu, Wagub Kepri Marlin Agustina terlihat sangat antusias menjajal sendiri mesin perontok padi pada panen perdana padi ketan di Kabupaten Lingga.
Istri dari Wali Kota Batam ini juga berkesempatan mencuci langsung padi ketan yang telah dimasak oleh warga dengan lauk pauk seadanya.
Marlin mengapresiasi pencapaian usaha dan dukungan Bupati Lingga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lingga, terhadap petani-petani di Lingga.
Ia berharap, kedepannya hasil panen padi dan ketan di Kabupaten Lingga bisa semakin baik dan cita-cita Lingga menjadi lumbung padi nasional di wilayah perbatasan bisa segera terwujud.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2203panen-padi-di-lingga.jpg)