Senin, 13 April 2026

BINTAN TERKINI

Bupati Bintan Apri Sujadi Inginkan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat

Apri menilai, dengan menempatkan masyarakat sebagi pelaku utama pengembangan wisata, manfaat kepariwisataan sepenuhnya bisa untuk masyarakat lokal

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Foto suasana saat Bupati Bintan, Apri Sujadi mencoba panahan di tempat wisata, belum lama ini. Bupati Bintan Apri Sujadi Inginkan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Pengembangan desa wisata menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.

Buktinya beberapa desa di Kabupaten Bintan, sukses berubah menjadi salah satu desa wisata unggulan.

Dalam kunjungannya ke Kampung Wisata 1000 Pohon Pinang, Desa Toapaya, pada Minggu (21/3/2021), Bupati Bintan Apri Sujadi mengutarakan, meski setiap desa memiliki potensi, namun setiap desa juga punya tantangan yang berbeda dalam usahanya menjadi desa yang berkembang atau bahkan mandiri.

Menurutnya, hal itu bisa menjadi pemicu bagi masyarakat pedesaan untuk bisa semakin mandiri dan maju dengan pemberdayaan sesuai dengan potensi yang ada di desa.

"Perlu suatu pengembangan desa wisata yang berbasis masyarakat. Yaitu dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama melalui pemberdayaan masyarakat dalam berbagai kegiatan kepariwisataan.

Sehingga manfaat kepariwisataan sepenuhnya diperuntukkan bagi masyarakat lokal itu sendiri," ujarnya.

Baca juga: Bupati Bintan Apri Sujadi dan Kapolres Panen Jagung Manis

Baca juga: Pemkab Bintan Siapkan Dana Rp 5 Miliar, Subsidi Pinjaman Tanpa Bunga, Ini Sasarannya

Selain itu, Apri juga menginginkan pengembangan ekonomi berbasis digital bagi desa-desa wisata di Kabupaten Bintan.

Menurutnya, perkembangan ekonomi berbasis digital sangat potensial dirasakan seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, termasuk di tengah pandemi.

"Perlu sentuhan inovasi ekonomi berbasis digital di desa-desa wisata. Terlebih di tengah pandemi ini, layanan berbasis online terus meningkat penggunanya saat ini. Kita percaya hal ini juga mampu mempercepat pemulihan ekonomi," ujarnya.

Sementara itu, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Bintan, Ronny Kartika mengatakan, desa wisata menjadi opsi dalam meningkatkan potensi keindahan alam di Bintan.

Menurutnya, saat ini kecenderungan minat wisatawan yang mulai beralih pada wisata alam tentunya memberikan angin segar bagi pelaku wisata.

“Oleh karena itu desa wisata khususnya sebagai destinasi wisata harus memiliki keunikan lokal atau objek wisata yang layak untuk dikenalkan. Di Bintan, sudah hampir separuh desa-desa yang ada telah berkembang sebagai desa wisata,” ucapnya.

Ia juga menuturkan, sektor desa wisata diharapkan mampu memberikan pengaruh positif secara makro kepada masyarakat, seperti halnya meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Pendirian desa wisata ini seyogyanya sebagai upaya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, yang kita kembangkan dengan melihat potensi yang kita miliki.

Salah satunya Desa Ekang Anculai, Desa Toapaya, Desa Pengudang, Desa Mapur, Desa Toapaya Selatan, Desa Busung, Desa Kuala Sempang, Desa Malang Rapat, Desa Teluk Bakau dan lain-lain,” tutupnya.

(tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Bintan

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved