Breaking News:

ALL ENGLAND

BWF Minta Maaf Atas Insiden All England 2021, Marcus: Tak Cukup Sekadar Minta Maaf

BWF Minta Maaf, Marcus Fernaldi Gideon menyebut tak segampang itu minta maaf, BWF harus lebih bertanggungjawab bukan lepas tangan seperti All England

Editor: Mairi Nandarson
via BolaSport.com
Presiden BWF Poul-Erik Hoyer Larsen, Marcus Fernaldi Gideon, dan Greysia Polii 

Sebelumnya, pada All England 2021, tim Indonesia dipaksa mundur dari kejuaraan setelah 20 dari 24 anggota tim mendapat surat elektronik atau e-mail dari National Health Service (NHS) Inggris.

Melalui surat itu, NHS menginformasikankan bahwa tim Indonesia berada dalam satu pesawat dengan orang yang positif Covid-19 saat penerbangan dari Istanbul menuju Birmingham.

Oleh karena itu, tim Indonesia diimbau menjalani karantina selama 10 hari.

Hal ini sesuai regulasi Pemerintah Inggris yang mewajibkan seseorang melakukan karantina 10 hari jika berada satu pesawat dengan penumpang yang positif Covid-19.

Keputusan ini menjadi kenyataan pahit bagi tim Indonesia yang secara otomatis tidak bisa melanjutkan perjuangan pada All England 2021.

Hingga akhirnya, Marcus Fernaldi Gideon dkk pun kembali pulang ke Indonesia dan telah tiba di Tanah Air pada Senin (22/3/2021) malam kemarin. 

Baca juga: Derita Pemain Indonesia di All England 2021, Dipaksa Mundur, Pulang Jalan Kaki, Siap-siap Tagihan

Baca juga: Dipaksa Mundur dari All England 2021, Marcus Ungkap Sejumlah Kejanggalan, Singgung Keadilan

Tak Sekadar Minta Maaf

Terkait permintaan maaf itu, pemain ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon buka suara terkait permintaan maaf BWF yang ditujukan langsung kepada Menpora RI, Zainudin Amali.

Ia berharap BWF memberikan kejelasan terkait masalah yang menimpa tim Indonesia, bukan sekadar permintaan maaf.

Marcus meminta pertanggungjawaban BWF agar dalam menggelar ajang-ajang mendatang mereka tak lepas tangan lagi seperti sekarang ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved