Selasa, 5 Mei 2026

Setelah Gunung Emas di Kongo, Kini Heboh Emas Berserakan di Muara Sungai Loyain dan Tamilow Ambon

Setelah fenomena Gunung Emas di Kongo, kini muncul emas berserakan di pantai Namanan, Sepa dan Tamilow, Ambon

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUNAMBON
Warga terus berdatangan mendulang emas di pantai Namanan, Sepa dan Tamilow, Ambon. 

TRIBUNBATAM.id - Setelah fenomena Gunung Emas di Kongo, kini muncul emas berserakan di pantai Namanan, Sepa dan Tamilow, Ambon

Hingga Selasa (23/3/2021), ratusan warga terus berdatangan untuk mendulang butiran dan pasir emas di pesisir Laut Banda itu.

Sebagian besar warga mulai mencari emas dengan peralatan dapur sederhana di muara Sungai Loyain, Tamilow dan kaki air Namanan.

Warga, didominasi ibu-ibu anak gadis menggunakan alat dapur menggali pasir pantai dan muara sungai.

Sebagian besar yang membawa panci untuk menelisik butiran emas dengan air, menggali dengan canteng dan gelas alumunium.

Yang lelaki banyak juga menggunakan cangkul, sekop, untuk menggali pasir di muara sungai.

Informasi yang diperoleh TribunAmbon.com, warga sudah ada yang dapat butiran berkilau mirip emas rerata 4 hingga  10 gram di sekitar muara dan pantai.

“Ada warga yang sudah dapat 10 gram, sejak Sabtu. Tapi mereka rahasiakan,” kata Rais Paweai kepada TribunAmbon.com

Warga masih tertutup untuk memperlihatkan butiran emas ini ke warga luar dan orang lain.

Mereka khawatir butiran emas temuan mereka diambil orang lain atau mereka yang mengaku aparat.

Aparat TNI dan Polri juga mulai turun ke lokasi.

Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi berapa kadar emas temuan warga di pantai dan muara sungai dari Gunung Binaiya, gunung tertinggi di Pulau Seram.

Wakil Bupati Maluku Tengah Marlatu L Leleury baru memerintahkan Sekda dan Kadis Lingkungan Hidup Malteng untuk mengecek kehebohan ini.

Kabupaten Maluku Tengah belum memiliki dinas pertambangan, yang mengurus mineral dan energi.

“Saya sudah minta sekda dan kadis lingkungan. Kita juga akan akan koordinasi ke dinas pertambangan energi dan mineral, kita belum ada di OPD Malteng,” katanya kepada Tribun di Masohi, sebelum bertolak ke Leihitu, untuk mempersiapkan kunjungan Presiden Jokowi ke kawasan pelabuhan Maluku Tengah.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved