Syarwan Hamid Meninggal Dunia, Mantan Mendagri asal Riau yang Kerap Bertandang ke Kepri
Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) era Presiden BJ habibie dan Wakil Ketua MPR hasil Pemilu 1997, Letjend TNI Purn Syarwan Hamid meninggal dunia.
TRIBUNBATAM.id - Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) era Presiden BJ Habibie, Letjend TNI Purn Syarwan Hamid meninggal dunia.
Eks menteri asal Provinsi Riau itu tutup usia pada Kamis (25/3/2021) pukul 03.20 WIB di Rumah Sakit Yudhistira Cimahi, Jabar.
Informasi meninggalnya Syarwan Hamid beredar di sejumlah group media sosial Kamis pagi di Riau.
Hal ini juga dibenarkan Mantan Gubernur Riau Wan Abubakar, yang mengaku Kamis pagi sedang berada di Jakarta dan akan langsung beranjak ke Cimahi untuk melayat jenazah almarhum Syarwan Hamid.
"Benar beliau sudah meninggal saya sedang dalam perjalanan untuk melayat ke Cimahi," ujar Wan Abubakar saat dikonfirmasi Tribun, Kamis.
Baca juga: Mantan Mendagri ke Karimun, Ini Pesan Syarwan Hamid yang Mengagetkan Kepala Daerah
Letnan Jenderal TNI (Purn) Syarwan Hamid (lahir di Dusun Pusaka, Siak, 10 November 1943; umur 77 tahun) adalah salah satu tokoh militer dan politik Indonesia.
Ia pernah menjadi Menteri Dalam Negeri pada Kabinet Reformasi Pembangunan dan sebelumnya menjadi Wakil Ketua MPR hasil Pemilu 1997.
Ia juga dikenal sebagai tokoh gerakan Pelajar Islam Indonesia (PII) semasa mudanya dulu.
Sebelum menjabat Mendagri, Syarwan pernah jabatan Kassospol ABRI.
Titip Kepri
pada 2017 saat datang ke Kepri, Syarwan Hamid yang menjabat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di era kepemimpinan Presiden BJ Habibie, mengingatkan Gubernur Kepri saat itu Nurdin Basirun menjaga lingkungan.
Pasalnya, banyak hutan di Kepri yang gundul akibat ulah tangan-tangan manusia.
Seperti yang terjadi di hutan mangrove Kapubaten Karimun.
Baca juga: Asman Zainal Nakhodai DPW Laskar Melayu Bersatu Kepri, Ini Pesan Syarwan Hamid
Hal itu disampaikan Syarwan pada seminar penegakan hukum lingkungan dan gerakan penanaman sejuta pohon di Kepri, yang diadakan di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam Centre, Selasa (28/2/2017).
"Banyak masalah lingkungan hidup di sini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/syarwan-hamid_20161017_161920.jpg)