Breaking News:

Jokowi Pastikan Tak Ada Impor Beras Selama 6 Bulan Ke Depan, Sebut Nota Kesepahaman Untuk Jaga-Jaga

Saya perlu tegaskan bahwa tidak akan ada impor komoditas beras hingga bulan Juni mendatang. Selama hampir tiga tahun belakangan ini, Indonesia juga ti

screenshot youtube sekretariat presiden
Jokowi Pastikan Tak Ada Impor Beras Selama 6 Bulan Ke Depan, Sebut Nota Kesepahaman Untuk Jaga-Jaga 

TRIBUNBATAM.id |JAKARTA - Presiden Joko Widodo akhirnya menanggapi terkait hebohnya wacana permasalahan impor beras di tanah air belakangan ini. 

Menurut Jokowi, selama ini dirinya selalu mengikuti wacana impor beras tersebut.

Menanggapi hal itu, Jokowi memastikan kalau dirinya dengan tegas tidak akan melakukan Impor Beras.

"Saya perlu tegaskan bahwa tidak akan ada impor komoditas beras hingga bulan Juni mendatang. Selama hampir tiga tahun belakangan ini, Indonesia juga tidak mengimpor beras," tegas Jokowi.

Menurutnya, Memang saat ini terdapat nota kesepahaman antara Indonesia dengan Thailand dan Vietnam.

Nota kesepahaman itu adalah opsi yang dapat ditempuh sewaktu-waktu.

"Kita berjaga-jaga di tengah situasi pandemi yang penuh ketidakpastian saat ini," lanjutnya

Pada panen raya mendatang, Menurut Jokowi beras petani akan diserap oleh Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).

"Saya telah memerintahkan Menteri Keuangan untuk menyiapkan anggaran yang diperlukan untuk penyerapan beras dari petani lokal tersebut," lanjutnya.

Sindir 2 Menteri

Siapa Budi Waseso atau Buwas? Mantan Kabareskrim ini sentil 2 Menteri soal impor beras.

Belakangan, nama Budi Waseso disorot setelah menyebut jika 2 menteri menginstruksikan impor beras.

Instruksi impor beras itu menjadi polemik lantaran stok beras di Indonesia masih menumpuk.

Adapun dua menteri yang disebut Budi Waseso adalah Menteri Koordinator Ekonomi Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. 

Dua menteri Jokowi ini menginstruksikan import beras dalam sebuah rapat koordinasi terbatas.

“Rakortas saat itu enggak diputuskan untuk impor. Hanya kebijakan dari Pak Menko (Perekonomian) dengan Mendag itu yang pada akhirnya kita dikasih penugasan tiba-tiba untuk laksanakan impor,” katanya dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Badan Legislasi DPR secara virtual, Selasa (16/3/2021).

Buwas menambahkan, dalam rakortas yang dipimpin Menko Airlangga tersebut hanya membahas mengenai kemungkinan kelangkaan dan prediksi cuaca.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved