Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

KISAH Nelayan Bagan Anambas, Cari Cumi Demi Bertahan Hidup

Cumi kering hasil nelayan bagan Anambas, biasa dijual ke Batam dan Tanjungpinang.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id
KISAH Nelayan Bagan Anambas, Cari Cumi Demi Bertahan Hidup. Foto ilustrasi nelayan di Anambas. 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Kabupaten Kepulauan Anambas Provinsi Kepri dikenal dengan beragam hasil lautnya, selain keindahan alamnya.

Mulai ikan, cumi, sotong, ikan teri atau bilis, bahkan lobster bisa ditemukan di kabupaten terdepan di Indonesia itu.

Hampir sebagian dari masyarakat Kepulauan Anambas berprofesi sebagai nelayan.

Salah seorang nelayan bagan di Desa Air Bini, Kecamatan Siantan Selatan, Zam mengaku sudah sejak lama bekerja sebagai nelayan bagan.

Dalam sehari, Zam bisa menghasilkan puluhan ton cumi, terlebih lagi bila tiba musim cumi.

"Musim cumi itu biasanya pas bulan terang, banyak cumi tu, tergantung musim nya juga," ujar Zam, pada Senin (29/3/2021).

NELAYAN ANAMBAS - Lokasi pelabuhan di jalan Amat Yani, Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan dimana kapal-kapal nelayan Anambas bersandar, Jumat (4/12/2020).
NELAYAN ANAMBAS - Lokasi pelabuhan di jalan Amat Yani, Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan dimana kapal-kapal nelayan Anambas bersandar, Jumat (4/12/2020). (TribunBatam.id/Rahma Tika)

Ada dua macam cumi yang dijual oleh Zam, yakni cumi kering dan cumi basah.

Harga cumi kering lebih mahal ketimbang cumi basah.

Cumi dikatakan Zam akan banyak di bulan April hingga Desember, melihat kondisi cuaca.

"Biasanya kalau cuaca bagus saya bisa dapat 1 ton lebih cumi," kata Zam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved