TERORIS SERANG MABES POLRI
Danpaspampres Tidak Pernah Menganggap Aman, Status Istana Presiden RI Darurat Pasca Teror?
Paspampres siaga 24 jam setelah terduga teroris serang Mabes Polri, anggota hingga panser disiapkan.
Terduga teroris yang berjenis kelamin perempuan tersebut tampak mengacungkan senjata sebelum kemudian dilumpuhkan.
Ditembak mati di dekat gedung utama
Dalam video amatir dan rekaman CCTV yang disiarkan Kompas TV memperlihatkan, terduga teroris tampak berjalan dari arah pintu masuk pejalan kaki atau pintu belakang Mabes Polri yang memang untuk umum.
• Identitas Terduga Teroris Penyerang Mabes Polri, Anak Bungsu dari 3 Bersaudara, Belum Menikah
Dia kemudian mendekati sisi gedung tepatnya pos penjaga, di dekat ruang kerja Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo.
Terduga teroris itu kemudian melepaskan tembakan. Akibatnya, baku tembak pun terjadi.
Tak lama, terduga teroris berhasil dilumpuhkan pihak kepolisian dengan timah panas. Dia tewas di tempat.
Tujuh kali tembakan
Saksi mata bernama Ari (27) mengatakan, ia mendengar suara letusan senjata api berkali-kali.
Menurut Ari, tembakan tersebut terdengar berturut-turut.
• Terduga Teroris Penyerang Mabes Polri Diantar Pakai Mobil Silver
“Awalnya yang pertama lebih kenceng. Setelahnya berturut-turut tembakannya,” ujar Ari saat ditemui, Rabu sore.
Ari, yang merupakan juru parkir di sekitar lokasi, tengah memindahkan mobil yang terparkir ketika mendengar suara tembakan.
“Setelah tembakan pertama, saya keluar dari mobil. Saya kira ada apa. Saya langsung ke tengah. Saya juga jaga jarak karena takut tembakan meleset,” lanjutnya.
Sementara itu, seorang sopir ojek online bernama Masron juga mendengar letusan senjata api itu.
“Suara tembakannya ada 6-7 kali. Saya kira ada senjata macet, dibuang. Tapi kok beruntun tembakannya. Yang pertama lebih kenceng. Yang kedua ketiga lebih pelan,” kata Masron.
Ada baku tembak, wartawan di Mabes Polri diminta keluar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2019_juni_ilustrasi-paspampres.jpg)