Selasa, 5 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Sosok Johny Indo, Perampok yang Dicintai Rakyat Miskin, Insaf hingga Jadi Pendakwah

Inilah sosok Johny Indo, perampok yang dicintai rakyat miskin, buronan ABRI hingga jadi Dai.

Tayang: | Diperbarui:
ISTIMEWA
SOSOK - Inilah sosok Johny Indo, perampok yang dicintai rakyat miskin, buronan ABRI hingga jadi Dai. FOTO: JOHNY INDO 

Johny juga menceritakan, dari usaha kecilnya, dia bisa menjadikan anaknya seorang dokter dan ahli IT di Hongkong.

"Masa anak preman bisa jadi dokter? Bisa, asal dijalankan mengharap ridho dari Allah," ungkapnya.

Komitmennya terhadap masyarakat kecil masih melekat hingga kini.

Pernah sekali waktu, lanjutnya, dia diundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengisi ceramah di Istana Negara.

Namun, dia menolak, mengingat, pada waktu yang sama, ia telah lebih dahulu memiliki janji mengisi ceramah untuk masyarakat miskin di kawasan Blok M, Jakarta.

"Bukan saya tidak menghormati Presiden, tetapi saya sudah duluan berjanji dengan masyarakat miskin," tekannya.

Baca juga: Profil Mikhavita Wijaya, Istri Bams Samsons sekaligus Pebisnis, Pernah Terjerat Kasus Hukum

Baca juga: Profil Hotma Sitompul, Pengacara Kondang Rival Hotman Paris, Pernah Urus Kasus di Batam

Baca juga: Profil Desiree Tarigan, Ibunda Bams Samsons yang Awet Muda, 24 Tahun Setia ke Suami

Bisa berangkat haji

Di hadapan para mantan warga binaan lapas, Jhony juga membagikan hikmah dari keikhlasan.

Menurut dia, keikhlasan mengantarkan dirinya untuk mampu berangkat haji gratis ke Mekkah.

"Saat itu, saya melihat sampah begitu banyak di selokan kampung saya, tak ada yang mau membersihkannya. Lalu, secara inisiatif, saya bersihkan sampah yang berbau busuk dan menumpuk itu.

Secara tak sengaja, lewatlah pangeran Arab keturunan Raja Fahd.

Dia turun dari mobil dan aneh melihat saya bertato membersihkan sampah," kenangnya.

Saat itu, pangeran Arab tersebut mengomentari tato yang dimilikinya dengan kata haram.

Sempat terjadi perdebatan saat itu.

Namun, pasca-pertemuan itulah pangeran Arab itu menjemputnya dengan jet pribadi agar Jhony berangkat haji dengan layanan super-VVIP.

"Itu hikmah dari kerja ikhlas, buahnya nikmat saya bisa berangkat haji," tambahnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved