BATAM TERKINI

Menristek Kunjungi Satnusa Batam, Dukung Pengembangan Ekonomi Digital

Menristek mengunjungi Satnusa salah satu pelopor industri smartphone 4G di Batam.

ISTIMEWA
Menteri Riset dan Teknologi mengunjungi salah satu pelopor industri smartphone 4G di Batam dimana RnD yang sudah dilakukan oleh PT Tata Sarana Mandiri dan produksi dilakukan oleh PT Sat Nusapersada Tbk dengan mengedepankan kandungan lokal yang sudah tersertifikasi TKDN lebih dari 30%. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kementerian Riset dan Teknologi menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang riset, teknologi, dan pendidikan tinggi untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Selain itu, Kemenristek berfungsi melakukan perumusan dan penetapan kebijakan di bidang penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan, serta invensi dan inovasi, serta koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan.

Fokus Kemenristek adalah mendukung pengembangan ekonomi digital khususnya di tengah pandemic covid-19 di mana pemerintah melakukan percepatan trasnformasi digital sebagai upaya untuk membantu pemulihan ekonomi melalui penerapan teknologi berkesinambungan.

Sementara itu masih terasa perlunya dukungan indutri, khususnya industri dalam negeri untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dalam menjalankan usahanya, pendidikan dan kegiatan sosial lainnya.

Dukungan riset inovasi dan pengembangan sebagai bentuk tindak lanjut untuk menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat tersebut, diharapkan pada akhirnya menuju kesejahteraan masyarakat Indonesia dan penerapan teknologi 4.0.

Pentingnya Indonesia terlibat dalam pengembangan teknologi terkini menjadi suatu keharusan untuk menjadi bagian dalam mewujudkan ketahanan nasional.

Baca juga: Daftar Harga Mobil Bekas Rp 70 Jutaan, Mulai dari Honda Jazz Hingga Toyota Kijang Innova

RnD menjadi langkah penting dalam rangka membangun industri nasional dalam rangka pemenuhan kebutuhan domestik dan menjaga kedaulatan ekonomi nasional.

Hari ini Menteri Riset dan Teknologi mengunjungi salah satu pelopor industri smartphone 4G di Batam di mana RnD yang sudah dilakukan oleh PT Tata Sarana Mandiri dan produksi dilakukan oleh PT Sat Nusapersada Tbk dengan mengedepankan kandungan lokal yang sudah tersertifikasi TKDN lebih dari 30%.

Produk-produk yang sudah dihasilkan mendukung industri telekomunikasi , keuangan, pendidikan dan digitalisasi UMKM.

Sjamsudin Ali, Founder PT Tata Sarana Makmur mengatakan perlunya mempertahankan dan meningkatkan daya saing industri dalam negeri agar memilki daya saing global dengan meningkatkan kompetensi dalam bidang RnD teknologi maju dan investasi human capital.

Sementara itu, Bidin Yusuf, Direktur Operasi PT Sat Nusapersada, Tbk mengatakan Satnusa sebagai perusahaan manufaktur berteknologi tinggi yang telah memproduksi berbagai produk unggulan.

Seperti Smartphone berteknologi 5G, perangkat Smart home dan Internet of things, siap untuk menjadi basis produksi untuk memproduksi berbagai produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya pada masa pandemi ini seperti produk laptop.

Dengan adanya pandemik ini, kebutuhan akan digitalisasi menjadi hal pokok dalam kehidupan masyarakat, sebagai contoh di dunia pendidikan, pembelajaran memerlukan laptop yang selama ini bergantung pada produksi luar negeri.

Menurut Kemendikbud, masih ada kebutuhan 40.8 % (21,6 juta ) dari seluruh pelajar nasional yang perlu perangkat laptop, dengan melakukan produksi dalam negeri pemerintah dapat menghemat 30% biaya import dan dapat digunakan untuk mensubsidi sekitar 8,6 juta laptop bagi siswa yang membutuhkan.

Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, UMKM yang telah mencapai 62 jutaan merupakan elemen penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi tersebut, dan baru sekitar 13% yang memanfaatkan platform digital.

Saat ini PT TSM telah mampu membuat alat pembayaran digital dengan TKDN lebih dari 40% yang dapat dimanfaatkan oleh pelakuk usaha dan UMKM.

Dengan memanfaatkan platform digital para UMKM tersebut akan memiliki kesempatan yang sama dengan pelaku usaha lain untuk menjual produknya dan dapat menekan biaya operasinal. (*)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved