Sabtu, 9 Mei 2026

KEPRI TERKINI

Gubernur Kepri Soroti Peran BUMD, Ansar Ahmad: Perusda Jangan Jadi Aksesoris Belaka

Gubernur Kepri Ansar Ahmad ingin BUMD benar-benar diberdayakan, sehingga menjadi memberi kontribusi bagi PAD.

Tayang:
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Gubernur Kepri Soroti Peran BUMD, Ansar Ahmad: Perusda Jangan Jadi Aksesoris Belaka. Foto Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat memimpin rapat, Sabtu (4/4/2021). 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepri, Ansar Ahmad ingin semua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) benar-benar diberdayakan sebagai salah satu komponen utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemasukan ini nantinya dapat membantu pembiayaan APBD dan memperkuat kekuatan fiskal daerah.

"Perusda yang sekarang kita punya itu jangan cuma jadi aksesoris belaka.

Daerah lain punya perumda kita ikut-ikutan punya Perumda.

Tetapi tidak bisa dimaksimalkan keberadaannya.

Saya sudah mempelajari kalau Perumda kita itu punya potensi besar untuk membangun daerah," tegas Ansar dalam rapat, Sabtu (4/4/2021) malam.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat memimpin rapat, Sabtu (4/4/2021).
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat memimpin rapat, Sabtu (4/4/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Ansar mengundang 3 Perusahaan Daerah yang dimiliki Provinsi Kepri yaitu Perusahaan Perseroda Pembangunan Kepri, Perusahaan Perseroda Pelabuhan Kepri, dan Perumda Air Minum Tirta Kepri untuk berdiskusi dan mendengarkan gambaran umum terhadap kondisi 3 Perumda ini.

Ini bertujuan untuk menindaklanjuti Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Perubahan BUMD menjadi Perseroda.

"Malam ini saya ingin memulai diskusi awal bersama kita karena kemarin kita menyampaikan perubahan perda terkait status badan hukum BMUD yang berubah menjadi Perseroda.

Saya ingin menggali lebih dalam keadaan terkini dari perusahaan daerah kita," buka Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Ansar mencontohkan, salah satu potensi besar yang bisa dilakukan oleh Perseroda Pembangunan Kepri adalah Participating Interest (PI) 10% pada North West Natuna (NWN).

Namun kendalanya adalah anak perusahaan PI masih belum menuntaskan urusan administrasi berkaitan dengan struktur perusahaan.

"Itu yang salah satu kita akan dudukkan kita tuntaskan supaya ketika nanti perusahaan minyak dan gas itu beroperasi kita sudah bisa memperoleh share PI-nya.

Baca juga: Gerobak di Melayu Square Tuai Polemik, Direktur BUMD Tanjungpinang Angkat Bicara

Baca juga: Wakil Gubernur Kepri ke Natuna, Marlin Ingatkan Soal Inovasi hingga Singgung Dana Desa

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat meninjau Pasar Bintan Centre, Tanjungpinang, Sabtu (3/4/2021).
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat meninjau Pasar Bintan Centre, Tanjungpinang, Sabtu (3/4/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Walaupun hanya 10% tetapi kalau bicara eksploitasi gas dan minyak, maka nilai 10% itu sudah besar karena marginnya besar," jelasnya.

Karena menurut Ansar, saat pertemuannya dengan Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dipastikan dalam waktu dekat NWN akan dikelola oleh perusahaan Exxon Mobile.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved